Luke Xavier Keet Pilih Timnas Indonesia: Alasan Utama & Kisah Ikatan Hatinya

- Sabtu, 15 November 2025 | 03:05 WIB
Luke Xavier Keet Pilih Timnas Indonesia: Alasan Utama & Kisah Ikatan Hatinya
Alasan Luke Xavier Keet Pilih Timnas Indonesia Dibanding Australia

Luke Xavier Keet Pilih Timnas Indonesia, Ini Alasan Utamanya

Luke Xavier Keet memutuskan untuk membela Timnas Indonesia alih-alih Timnas Australia. Pemain sayap kiri ini mengungkapkan bahwa sambutan hangat dari masyarakat Indonesia menjadi faktor penentu keputusannya.

Keet adalah satu dari tiga pemain diaspora yang bergabung dalam latihan Timnas Indonesia U-22 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Selasa, 11 November 2025. Kedatangan dia bersama Reycredo Beremanda dan Muhammad Mishbah menambah jumlah skuad Garuda Muda menjadi 33 pemain.

Alasan Luke Xavier Keet Tinggalkan Australia

Meski memiliki karier di Yunani bersama GS Ilioupolis dan berpeluang membela Australia, Keet justru memilih Indonesia. Pemain 22 tahun ini mengaku terkesan dengan sambutan dan perhatian dari publik Indonesia, terutama di media sosial.

"Saya sudah lama tidak pulang ke Australia dan tidak terlalu memikirkannya. Namun, sambutan dari orang-orang Indonesia sangat menghangatkan hati," kata Keet di Stadion Madya.

Keet juga mengaku terinspirasi setelah menonton laga kualifikasi Piala Dunia di Indonesia. Dia merasa memiliki hubungan pribadi yang kuat dengan Tanah Air.

Ikatan Kuat dengan Indonesia

Keet mengungkapkan bahwa dia pernah menimba ilmu di Indonesia sebelum pindah ke Australia pada usia sembilan tahun. Kembali ke Indonesia setelah sekian lama memberinya kebahagiaan tersendiri.

"Saya lahir di sini dan ibu saya orang Indonesia. Saya pergi saat berusia sembilan tahun dan belum pernah kembali sejak itu. Sekarang, saya bertekad untuk memperbaiki kemampuan berbahasa Indonesia," tegasnya.

Pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 ini merupakan persiapan menuju SEA Games Thailand Desember 2025. Sebelumnya, tim akan menjalani dua laga uji coba melawan Mali U-22 di Stadion Pakansari, Bogor.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar