”Jumat pagi atap depan ambruk, saya pas di depan,” katanya kepada wartawan koran ini, Rabu (27/12).
Diceritakan, sejak awal bangunan kios yang dia termpati banyak yang rusak. Paling kentara bagian atap depan karena tak ada plavon.
”Untungnya barang-barang saya taruh di depan, seandainya sudah di sana (dalam, Red) paling ikut kena reruntuhan genting dan kayu,” imbuh dia.
Baca Juga: Belum Setahun, Atap Pasar Pon Jombang yang Dibangun Dengan Anggaran Rp 3,9 Miliar Sudah Rusak
Reruntuhan genting dan kayu yang keropos itu mengenai saluran pembuang yang berada tepat di depan kios.
Sampai hari ini (kemarin, Red), penjual barang bekas ini membiarkan kiosnya yang ambruk.
Sejauh ini, Suradi merupakan salah satu pedagang barang bekas yang masih bertahan menempati Pasar Mojotrisno meski kondisinya banyak yang rusak.
Baca Juga: Makin Eksis, Ini Upaya Desa Mojotrisno Jombang Ramaikan Pasar Barongan Kali Gunting
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radarjombang.jawapos.com
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir