Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo kembali menjadi sorotan publik setelah video yang memperlihatkan gesturnya saat kunjungan kerja di Aceh viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, Dody terlihat tidak menyambut uluran tangan seorang pria yang hendak bersalaman, yang langsung memicu beragam reaksi warganet.
Video itu memperlihatkan Dody baru turun dari pesawat dan berjalan mendekati sejumlah orang yang sudah menunggu. Ia menerima pengalungan kain sebagai penyambutan dan menyalami perempuan yang mengalungkannya. Namun, ketika seorang pria mengulurkan tangan, Dody justru terus berjalan tanpa menggubris. Momen ini kemudian ramai diperbincangkan dan dibandingkan dengan gaya kepemimpinan mantan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.
Banyak warganet yang merindukan sosok Basuki yang dikenal sederhana dan dekat dengan bawahan. "Jauh sama menteri sebelumnya yang banyak gebrakan dan pelatihan berguna," tulis seorang pengguna. "Kembalikan pak Basuki..." sahut yang lain. "Beda dengan pak Basuki yang lucu dan suka becanda," tambah warganet lainnya.
Sosok Sederhana Basuki
Basuki Hadimuljono memang dikenal dengan gaya hidupnya yang bersahaja. Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pernah mengungkapkan bahwa Basuki adalah satu-satunya menteri di Kabinet Kerja yang tidak menggunakan aplikasi WhatsApp. "Dia (Basuki) satu-satunya menteri yang enggak pakai WA. Jadi masih SMS, kalau yang lain WA," ujar Sri Mulyani di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (18/10).
Tak hanya itu, Basuki bahkan rela rumah pribadinya di Bekasi, Jawa Barat, terkena gusur untuk perluasan Tol Becakayu. Informasi ini disampaikan oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dan dibenarkan oleh manajemen PT Waskita Karya Toll Road. Sekretaris Perusahaan Waskita Toll Road, Alex Siwu, mengatakan nilai ganti rugi rumah Basuki sama dengan warga lain. "Iya (ganti rugi sama seperti warga lain). Tentunya sesuai dengan penilaian yang wajar," katanya. Basuki sendiri mengaku belum menerima uang pengganti atas rumahnya yang tergusur.
Keseharian Basuki juga terlihat dari pakaian dan sepatu sederhana yang ia kenakan. Meski demikian, ia telah mengantongi berbagai penghargaan, baik nasional maupun internasional. Beberapa di antaranya adalah Satyalancana Karya Satya, Bintang Bhayangkara Utama, Distinguished Honorary Fellow dari Federasi Organisasi Teknik ASEAN, International Lifetime Contribution dari Japan Society of Civil Engineers, dan Bintang Mahaputera Adipradana.
Artikel Terkait
Menteri PU: 6.000 Pegawai Terindikasi Judi Online, 4.000 Lainnya Bermasalah dengan Absensi
Aset IKN Tembus Rp 71,96 Triliun per Akhir 2025, Naik Rp 13,59 Triliun
Basuki Ajukan Tambahan Anggaran Rp2,7 Triliun untuk Tahap 3 IKN
IKN Masuki Pembangunan Tahap II, Target Jadi Ibu Kota Politik 2028