Menteri PU: 6.000 Pegawai Terindikasi Judi Online, 4.000 Lainnya Bermasalah dengan Absensi

- Jumat, 17 Juli 2026 | 08:50 WIB
Menteri PU: 6.000 Pegawai Terindikasi Judi Online, 4.000 Lainnya Bermasalah dengan Absensi

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa sekitar 6.000 pegawai di kementeriannya terindikasi terlibat transaksi judi online. Temuan itu berdasarkan data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Tak hanya itu, Dody juga menemukan sekitar 4.000 pegawai bermasalah dalam penggunaan sistem absensi elektronik. Kedua temuan ini menjadi dasar baginya untuk memperketat pengawasan dan merotasi sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian PU.

Menurut Dody, pelanggaran disiplin telah berlangsung cukup lama akibat lemahnya penindakan dan kuatnya hubungan pertemanan di internal kementerian.

“Ini bukan data saya, data PPATK. Judol itu pidana,” kata Dody dalam Podcast Akbar Faizal, Jumat (17/7/2026).

Kementerian PU memiliki sekitar 38.600 Aparatur Sipil Negara (ASN). Jika angka 6.000 itu dibandingkan dengan total pegawai, sekitar 15 persen ASN di kementerian tersebut terindikasi berkaitan dengan transaksi judi online.

Namun, Dody tidak menjelaskan nilai transaksi, periode pemantauan, maupun status pemeriksaan terhadap para pegawai tersebut. Ia juga belum memerinci berapa pegawai yang telah dikenai sanksi disiplin atau diteruskan ke aparat penegak hukum.

Dengan demikian, data PPATK tersebut belum dapat dimaknai bahwa seluruh pegawai telah terbukti melakukan tindak pidana. Informasi transaksi masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui pemilik rekening, pola transaksi, serta keterkaitannya dengan situs atau bandar judi online.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags