Jenazah Terkubur di Pekarangan, Pria Nganjuk Ternyata Dibunuh Anak Angkat dan Pacarnya

- Jumat, 17 Juli 2026 | 11:55 WIB
Jenazah Terkubur di Pekarangan, Pria Nganjuk Ternyata Dibunuh Anak Angkat dan Pacarnya

Gatot Tri Wahyu Widodo (53) ditemukan tewas terkubur di pekarangan rumahnya sendiri di Dusun Nanggungan, Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Polisi mengungkap bahwa ia dibunuh oleh orang terdekatnya: anak angkatnya sendiri, seorang perempuan berinisial DM (20), bersama pacarnya.

Kedua terduga pelaku ditangkap di Sidoarjo kurang dari sepuluh jam setelah polisi menerima laporan dugaan pembunuhan. Kasat Reskrim Polres Nganjuk, AKP Sukaca, membenarkan bahwa pelaku adalah anak angkat korban. "Iya (anak angkat korban). Diamankan di Sidoarjo," katanya saat dikonfirmasi, Jumat (17/7/2026).

Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, mengungkapkan motif di balik pembunuhan tersebut. Menurutnya, DM sakit hati karena Gatot kerap bersikap kasar kepadanya. "Motifnya sakit hati. Korban agak kasar ke pelaku. Terus pelaku ngajak pacarnya," ujar Suria.

Polisi masih mendalami peran masing-masing pelaku dan belum membeberkan identitas lengkap mereka. Namun, dari informasi yang dihimpun, DM berusia 20 tahun dan diduga merencanakan pembunuhan bersama pacarnya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags