Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat (17/7). Berdasarkan data dari Stockbit, indeks komposit menguat 33,77 poin atau 0,55% ke level 6.141,98.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 7,23 triliun dengan volume perdagangan mencapai 15,75 miliar lembar saham dan frekuensi 1,16 juta kali transaksi.
Sejumlah saham mencatatkan kenaikan signifikan. Saham First Media (KBLV) menjadi top gainer dengan lonjakan 25,93% ke level 136. Disusul oleh Asia Sejahtera Mina (AGAR) yang naik 25% ke 505, Batavia Prosperindo Trans (BPTR) menguat 22,06% ke 83, Electronic City Indonesia (ECII) naik 20,30% ke 160, dan Bank Victoria International (BVIC) terapresiasi 17,86% ke 99.
Di sisi lain, sejumlah saham justru tertekan. Bekasi Asri Pemula (BAPA) menjadi top loser dengan penurunan 14,29% ke 228, diikuti RMK Energy (RMKE) turun 10,48% ke 444, Prodia Diagnostic Line (PRDL) melemah 10,09% ke 392, Indonesia Prima Property (OMRE) turun 7,21% ke 965, dan Jayamas Medica Industri (OMED) terkoreksi 6,73% ke 194.
Dari sisi nilai transaksi, saham Bank Central Asia (BBCA) memimpin dengan nilai Rp 977 miliar, disusul Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Rp 626,23 miliar, Bank Mandiri (BMRI) Rp 558,75 miliar, Bukit Uluwatu Villa (BUVA) Rp 321,39 miliar, dan Chandra Asri Pacific (TPIA) Rp 250,12 miliar.
Sementara itu, saham dengan volume perdagangan terbesar adalah Bakrie & Brothers (BNBR) sebanyak 5,25 miliar lembar, diikuti Bumi Resources (BUMI) 4,72 miliar lembar, First Media (KBLV) 4,69 miliar lembar, Rans Entertainment Indonesia (RANS) 4,54 miliar lembar, dan Bukit Uluwatu Villa (BUVA) 3,53 miliar lembar.
Bursa Asia
Di kawasan Asia, mayoritas bursa justru bergerak melemah. Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 4,92% ke 63.571,21, Hang Seng di Hong Kong melemah 1,93% ke 24.525,69, SSE Composite di China turun 1,65% ke 3.818,59, dan Straits Times di Singapura terkoreksi 0,51% ke 5.511,03.
Artikel Terkait
IHSG Melonjak 1,1 Persen, Investor Buru Rekomendasi Saham Jelang Akhir Pekan
IHSG Berbalik Melemah ke 6.093 Setelah Sempat Menguat di Awal Sesi
IHSG Dibuka Hijau, Rupiah Stagnan di Rp 18.036 per Dolar AS
IHSG Diprediksi Menguat, Investor Asing Kembali Borong Saham