MURIANETWORK.COM -Tingginya biaya uang kuliah tunggal (UKT) dicurigai untuk tambahan biaya untuk program makan siang dan susu gratis.
Pasalnya, kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa, Syaiful Huda, dalam anggaran pendidikan di KEM-PKF 2025 tidak tercantum anggaran makan siang dan susu gratis untuk anak-anak.
Syaiful Huda yang juga Ketua Komisi X DPR RI mencurigai kenaikan biaya pendidikan perguruan tinggi untuk tambahan biaya makan siang dan susu gratis.
"Kami terus cek, kalau ini terjadi Komisi X pada posisi tidak setuju karena misalnya itu menyangkut kenaikan UKT ini kejadian karena alokasi pendidikan kita yang 20 persen belum sepenuhnya terealisasi untuk biaya pendidikan," kata Syaiful Huda kepada wartawan, Rabu (29/5).
Ditanya soal Komisi X sudah melakukan pembahasan mengenai pagu RAPBN pendidikan di 2025 untuk makan siang gratis, Syaiful Huda mengatakan parlemen belum membedah isi RAPBN 2025 terkait biaya pendidikan.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir