Isu seputar ijazah Joko Widodo kembali mencuat ke permukaan. Kali ini, Rismon Sianipar sosok yang kerap menuding ijazah mantan presiden itu palsu menyoroti peran Universitas Gadjah Mada dengan nada penuh tanya. Menurutnya, barang bukti pendidikan yang ada cuma berupa transkrip nilai untuk jenjang sarjana muda. Lalu, bagaimana Jokowi bisa menyandang gelar sarjana penuh?
Pertanyaan itu ia lontarkan di sela-sela sidang lanjutan sengketa informasi publik tentang salinan ijazah Jokowi, Rabu lalu. Rismon terlihat tak habis pikir.
Ucapnya, seperti dikutip dari sebuah siaran YouTube. Pernyataannya langsung memantik keingintahuan publik. Selama ini, gelar sarjana lengkap Jokowi dari Fakultas Kehutanan UGM sudah dianggap sebagai fakta yang tak terbantahkan.
Di sisi lain, Rismon juga mengungkapkan cerita dari sejumlah profesor UGM yang aktif di era 1980-an. Katanya, pada masa itu ada tiga tahap evaluasi akademik yang ketat.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir