Di sisi lain, mantan calon wakil presiden 2024 ini justru melihat celah lain yang patut dikritik. Ia menilai penanganan pascabencana oleh pemerintah layak mendapat protes keras dari masyarakat.
“Tapi kekurangsungguhannya pejabat berwenang menghadapi ini, mengantisipasi ini, itu memang patut diprotes,” pungkasnya tegas.
Sebelumnya, tuntutan untuk mencopot sejumlah nama memang sudah ramai. Publik menyoroti beberapa menteri dan pejabat yang dianggap bertanggung jawab, mulai dari Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, hingga Kepala BNPB Suharyanto. Mereka berada di garis depan desakan itu.
Jadi, meski pemecatan dianggap bukan solusi, nada kritik terhadap kinerja dan antisipasi pemerintah tetap menggema kencang. Itulah yang kini terjadi.
Artikel Terkait
Kepemimpinan PBNU Kembali ke Gus Yahya, Muktamar 35 Dijadwalkan 2026
Kontroversi Video Rektor UGM: Tahun Kelulusan Jokowi Berubah dalam Dua Versi
TPUA Soroti Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis: Karakter Pengkhianat hingga Tudingan Layani Jokowi
Desakan Organisasi Pemuda: Erick Thohir Dinilai Gagal, Minta Kemenpora Dipisah