Menurut Adi, selama sepuluh tahun memimpin Indonesia, penampilan Jokowi di panggung dunia kerap jadi bahan perbincangan.
“Selama ini sepanjang jadi Presiden, Jokowi selalu dipersepsikan sebagai orang yang kehadirannya di forum internasional cukup tidak terlampau signifikan dan bahkan bahasa Inggrisnya dalam banyak hal seringkali dikritik.”
Karena itu, keputusannya untuk berpidato dalam bahasa Inggris di forum Bloomberg ini bisa dilihat sebagai upaya menunjukkan bahwa ia mampu berdiri sejajar dengan pemimpin global lainnya.
Adi menambahkan, “Kalau bicara tentang Jokowi, jangankan hadir ke forum internasional. Jadi apa pun terkait dengan Jokowi pasti menjadi kontroversi dan perdebatan yang tidak berkesudahan.”
Tak bisa dipungkiri, langkah Jokowi ini memang mencuri perhatian. Di satu sisi, ada yang mengapresiasi upayanya. Di sisi lain, tetap saja ada yang meragukan. Tapi yang jelas, ia berhasil membuat orang membicarakan penampilan terbarunya.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir