Menurut Adi, selama sepuluh tahun memimpin Indonesia, penampilan Jokowi di panggung dunia kerap jadi bahan perbincangan.
“Selama ini sepanjang jadi Presiden, Jokowi selalu dipersepsikan sebagai orang yang kehadirannya di forum internasional cukup tidak terlampau signifikan dan bahkan bahasa Inggrisnya dalam banyak hal seringkali dikritik.”
Karena itu, keputusannya untuk berpidato dalam bahasa Inggris di forum Bloomberg ini bisa dilihat sebagai upaya menunjukkan bahwa ia mampu berdiri sejajar dengan pemimpin global lainnya.
Adi menambahkan, “Kalau bicara tentang Jokowi, jangankan hadir ke forum internasional. Jadi apa pun terkait dengan Jokowi pasti menjadi kontroversi dan perdebatan yang tidak berkesudahan.”
Tak bisa dipungkiri, langkah Jokowi ini memang mencuri perhatian. Di satu sisi, ada yang mengapresiasi upayanya. Di sisi lain, tetap saja ada yang meragukan. Tapi yang jelas, ia berhasil membuat orang membicarakan penampilan terbarunya.
Artikel Terkait
Celios Soroti APBN 2025: Penerimaan Turun, Belanja Membengkak, Defisit Nyaris Tembus Batas
PDIP Keluarkan Surat Tegas: Kader Dilarang Keras Korupsi dan Menyalahgunakan Kekuasaan
PDIP Santai Saja Menyikapi Klaim Kaesang Soal Kandang Gajah
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Bersilaturahmi ke Kediaman Jokowi