logo
  • Jumat, 02 Januari 2026 | 23:25 WIB
  • Network
    • Belum ada.
  • Beranda
  • Nasional
  • Politik
  • Ragam
  • News
  • Hiburan
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Olahraga
  • Internasional
  • Otomotif
Lainnya
  • Peristiwa
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
  • Indeks
  • Politik

Pidato Zulhas Undang Kontroversi, Mang Gana: Seorang Pejabat Publik Tak Sepantasnya Lecehkan Sholat dalam Candaannya.

Dewi Ramadhani
- Rabu, 20 Desember 2023 | 15:01 WIB
Pidato Zulhas Undang Kontroversi, Mang Gana: Seorang Pejabat Publik Tak Sepantasnya Lecehkan Sholat dalam Candaannya.

murianetwork.com - Shalat merupakan ibadah yang mulia di mana Nabi Muhammad SAW menerimanya langsung dari Sang Pencipta tanpa melalui perantara malaikat Jibril.

Melalui shalat, terjadi suatu "pertemuan" intim antara makhluk ciptaan dan Sang Pencipta. Bagi mereka yang menginginkan keselamatan di dunia dan akhirat, shalat menjadi kewajiban yang harus dijaga sepanjang hidup.

Hal ini dikarenakan shalat akan menjadi amalan yang pertama kali dihisab di akhirat kelak.

Ini menunjukkan bahwa sholat adalah aspek penentu seorang itu muslim atau tidak. Dan karena begitu pentingnya sholat, ia tidak boleh menjadi bahan candaan dalam kondisi apapun.

Belum lama inii tersiar video viral berisi seorang Menteri Perindustrian dan Perdagangan Indonesia, Zulkifli Hasan dalam sambutannya di acara Rakernas Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) di Semarang (19/12), menyatakan bahwa di suatu daerah, orang orang bila setelah imam sholat membaca surat Al Fatihah, mulai banyak yang tidak mengaminkan dan hanya diam saja. 

Selain itu, pada saat tahiat akhir, banyak yang sholat tidak menunjukkan satu jari sebagai makna ketauhidan tetapi malah mengacungkan dua jari. 

Berikut pernyataan lebih jelasnya:

"Saya keliling daerah Pak Kiayi, Sini aman, Jakarta gak ada masalah, yang jauh-jauh ada lho yang berubah. Jadi kalau shalat Maghrib baca, "waladholin....," Al Fatihah. baca "waladholin. Ada yang dieum sekarang pak. Lho kok lain. ada yang diem, sekarang banyak, saking cintanya sama pak Prabowo itu. itu kalau tahiyatul akhir, awalnya gini (menunjukkan jari telunjuk), sekarang jadi gini (menunjukkan dua jari, telunjuk dan tengah). (Zulkifli Hasan, 19/12)

Ketika ritual ibadah shalat ini diabaikan atau dilecehkan dengan alasan apapun, maka perbuatan tersebut masuk ke dalam ranah penodaan agama.

Baca Juga: Dinkes Kota Bandung Akan Vaksin Nakes Antisipasi Peningkatan Covid-19

Bahkan, Pasal 156a KUHP telah menyatakan bahwa tindakan yang memiliki sifat permusuhan, penyalahgunaan, atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia dianggap sebagai tindakan pidana.

Oleh karena itu, pernyataan Menperindag yang menceritakan perilaku sholat untuk bercana dapat masuk ke dalam ranah yang sama.

"Meskipun ada argumen yang menyatakan bahwa Menperindag Zulhas tersebut hanya bercerita mengenai keadaan di suatu daerah, namun tidak perlu untuk menyampaikan hal tersebut di ranah publik sehingga menjadi viral seperti yang terjadi sekarang ini. Sebagai seorang menteri atau tokoh publik di negara ini, menjaga lisan adalah suatu kewajiban karena mereka bertindak sebagai pelayan masyarakat dan bukan sebagai tim sukses paslon capres tertentu," ujar Mang Gana, Rabu (20/12/23). 

"Dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan masyarakat, seorang mentri atau tokoh publik harus membawa pesan-pesan yang bermanfaat dan membantu masyarakat dalam beribadah kepada Sang Pencipta. Mereka harus menjadi contoh bagi masyarakat dengan mengutamakan ibadah shalat sebagai perbuatan baik yang harus dijaga. Dengan begitu, masyarakat akan terinspirasi dan termotivasi untuk menjalankan shalat dengan baik dan benar," ungkapnya. 

Mang Gana menuturkan bahwa dalam pertemuan di rakernas tersebut, Zulkifli Hasan adalah pejabat Mendag bukanlah menteri agama sehingga pembahasan ibadah sholat tidak relevansi dengan rakernas tersebut, kecuali bila menuturkan bahwa bila berdagang, pada saat adzan shalat tiba, silakan berhenti agar bisa beribadah terlebih dahulu, bukan mencandai ibadah ritual sholat yang bisa memicu persinggungan di umat muslim nantinya. 

"Sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim, penting bagi kita semua untuk menjaga dan menghormati nilai-nilai agama yang dianut di Indonesia. Salat bukan hanya sekedar ritual formal, tetapi merupakan bentuk pengabdian yang memiliki makna mendalam bagi umat Muslim," kata mang Gana. 

"Sebagai individu, kita dapat berperan dalam menjaga dan menyebarkan kesadaran akan pentingnya tidak menyinggung SARA dalam berpernyataan," paparnya. 


Mang Gana mengingatkan terlepas dari beliau sebagai ketua umum PAN, mitra Partai Gerindra yang mengusung Prabowo sebagai capres, tetap saja tidak ada kaitan politik yang relevan dimana sholat dijadikan sebagai bahan candaan, untuk memuji-muji Prabowo. ***

Halaman:

1

2

Selanjutnya

Editor: Djarot

SHARE:

Tags

  • Zulhas

  • penodaan agama

  • Shalat

  • PAN

  • Prabowo

  • Gerindra

  • mang Gana

Artikel Terkait

Rekomendasi

Gelar Rapat Kerja, PWI Kota Sukabumi Sosialisasikan PDPRT Terbaru

Jelang Akhir Tahun 2023, OJK, Sektor Keuangan Tetap Terjaga Stabil

Mantan Ketua PDM Priangan KH Hanbali Ahmad Mendapat Anugerah Lifetime Achievement

BPKPD Optimis PAD Kota Sukabumi Meningkat

Serukan Tanamkan Kemandirian Pada Anak, Mang Gana: Peran Ayah Sangat Diperlukan dalam Perkembangan Anak


Halaman:
1
2
Selanjutnya

Komentar

Artikel Terkait

  • Prabowo: Menteri Turun ke Bencana, Datang atau Tidak Selalu Disalahkan

    Prabowo: Menteri Turun ke Bencana, Datang atau Tidak Selalu Disalahkan

  • Catatan Absensi Anwar Usman di MK Kembali Jadi Sorotan

    Catatan Absensi Anwar Usman di MK Kembali Jadi Sorotan

  • Wajah Kejaksaan Tercoreng Arang, Terpidana Kasus JK Kabur Lagi

    Wajah Kejaksaan Tercoreng Arang, Terpidana Kasus JK Kabur Lagi

  • Pilkada Campuran: Solusi atau Sekadar Memindahkan Arena Transaksi?

    Pilkada Campuran: Solusi atau Sekadar Memindahkan Arena Transaksi?

Rekomendasi

Detikcom Awards 2025: Sorot Para Perajut Kemajuan Negeri

ARAH Laporkan Ribka Tjiptaning ke Bareskirm Soal Pernyataan Soeharto

Dony Oskaria: 15.000 Huntara Segera Dibangun untuk Korban Bencana

Terkini

Kapolres Sragen Resmikan Jembatan Merah Putih, Langsung Uji Coba dengan Warga

Kapolres Sragen Resmikan Jembatan Merah Putih, Langsung Uji Coba dengan Warga

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:15 WIB
Nikel Melonjak, Tapi Izin Tambang Mandeg: Dilema Industri di Tengah Geliat Harga

Nikel Melonjak, Tapi Izin Tambang Mandeg: Dilema Industri di Tengah Geliat Harga

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:15 WIB
Misteri Kematian Satu Keluarga di Warakas: Polisi Periksa Enam Saksi

Misteri Kematian Satu Keluarga di Warakas: Polisi Periksa Enam Saksi

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:12 WIB
Kapolres Kampar Blusukan ke Pospam Tol, Ingatkan Personel Utamakan Pelayanan

Kapolres Kampar Blusukan ke Pospam Tol, Ingatkan Personel Utamakan Pelayanan

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:10 WIB
Longsor Proyek Futsal di Sumedang Tewaskan Empat Pekerja

Longsor Proyek Futsal di Sumedang Tewaskan Empat Pekerja

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:06 WIB
Bendera GAM Berkibar di Tengah Reruntuhan Gempa Aceh: Provokasi atau Sinyal Bahaya?

Bendera GAM Berkibar di Tengah Reruntuhan Gempa Aceh: Provokasi atau Sinyal Bahaya?

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:05 WIB
Lihat Semua

Terpopuler

1

Sopir Jaklingko Dipecat Usai Hina Penumpang dengan Sebutan Monyet

2

Somasi SBY ke Budhius M Piliang: Gosip Ijazah Jokowi yang Tak Kunjung Padam

3

Rajab 1447 H: Puasa Ayyamul Bidh Januari 2026, Momentum Ibadah yang Bertepatan dengan Bulan Haram

4

Puig: Marquez Bukan Hanya Juara, Tapi Tonggak Sejarah Olahraga

5

Umat di Persimpangan: Agama, Negara, dan Krisis Kepercayaan di Indonesia 2025

6

Marini Yakin Bagnaia Bisa Bangkit, Tantang Dominasi Marquez di MotoGP 2026

7

Tragedi Malam Tahun Baru di Crans Montana: 40 Nyawa Melayang dalam Kebakaran Bar

8

Taman Nasional Komodo Ditutup Sementara, Ancaman Siklon Tropis Hayley Gagalkan Rencana Wisatawan

9

Prabowo Ucapkan Selamat Tahun Baru 2021 di Awal 2026, Warganet Ramai Beri Tanggapan

10

Fajar 2026, Jakarta Sudah Rapi Usai Pesta Global

11

Sopir Pribadi Anthony Joshua Menghadapi Dakwaan Usai Kecelakaan Maut di Nigeria

12

Pelantikan Wali Kota New York Cuma Habiskan Rp150 Ribu, Digelar di Stasiun Bawah Tanah

13

Hilirisasi Karet: Jalan Keluar dari Jerat Ekspor Mentah bagi Petani

14

Kebun Binatang Surabaya Dibanjiri 30 Ribu Pengunjung di Hari Pertama 2026

15

Libur Sekolah Jakarta Berakhir 3 Januari, Ini Jadwal Lengkap Libur 2026

logo

MURIANETWORK.COM
Jl. Pahlawan No.88, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Jawa Tengah, Indonesia

[email protected]

Nasional
Politik
Ragam
News
Hiburan
Ekonomi
Hukum
Olahraga
Internasional
Otomotif
Peristiwa
Gaya Hidup
Teknologi
Tentang
Redaksi
Pedoman Media Siber
Privacy

©2026 MURIANETWORK.COM