Jakarta, Februari 2026 – Ada angin segar di pasar otomotif nasional. Di tengah hiruk-pikuk IIMS 2026, data penjualan mobil listrik untuk Januari lalu akhirnya terungkap. Dan angkanya cukup mengejutkan: sekitar 8 ribu unit terjual. Bayangkan, periode yang sama tahun sebelumnya hanya menyentuh 2.500 unit. Lonjakan lebih dari tiga kali lipat ini bukanlah hal sepele.
Ini jelas menunjukkan sesuatu. Tampaknya, preferensi konsumen kita mulai bergeser, perlahan tapi pasti, menuju kendaraan ramah lingkungan. Semakin banyak orang yang membuka diri terhadap elektrifikasi.
“Pertumbuhan pasar kendaraan listrik di awal tahun 2026 menunjukkan bahwa adopsi EV di Indonesia semakin menguat,"
Demikian disampaikan Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, di sela-sela pameran IIMS 2026, Sabtu (14/2).
Geliat pasar ini, rupanya, berkontribusi positif bagi kinerja salah satu pemain utama. BYD sendiri mencatat penjualan fantastis di bulan pertama tahun ini: sekitar 5.200 unit EV mereka ludes terjual. Bandingkan dengan Januari 2025, angka itu melonjak hampir lima kali lipat. Cukup gila, bukan?
Dengan capaian itu, pangsa pasar BYD di segmen listrik nasional konon menembus lebih dari 60 persen. Sebuah dominasi yang sulit dibantah.
Artikel Terkait
Waspadai 4 Tanda Awal Gangguan Sistem Kelistrikan pada Motor
Bugatti Luncurkan Sepeda Rp400 Juta, Lebih Mahal dari Toyota Corolla
Pakar Ingatkan Pentingnya Cek Kaki-Kaki Mobil Usai Mudik
Menteri Kesehatan Ingatkan Cara Pakai Bantal Leher yang Benar Saat Mudik