"Naiknya jumlah unit motor yang masuk ke bengkel AHASS menjadi bukti tingkat kepercayaan konsumen terhadap layanan after sales yang maksimal," ujar Beni, sapaan akrabnya.
Namun, Beni juga menekankan bahwa pihaknya tidak akan berpuas diri dan terus berusaha mencari inovasi, terutama dalam teknologi digital.
Saat ini, PT WMS tengah mengembangkan aplikasi Wahana Honda (Wanda) yang menyediakan fitur-fitur untuk kebutuhan servis kendaraan atau pembelian part original Honda.
"Pada aplikasi tersebut, terdapat fitur-fitur untuk kebutuhan servis kendaraan atau pembelian part original Honda," paparnya.
Ini adalah langkah menuju digitalisasi layanan after sales guna memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin berkembang.
Selain fokus pada teknologi digital, PT WMS juga terus memberikan pelatihan kepada para ujung tombak layanan, seperti service advisor, mekanik, front desk, dan partman.
Dari 308 AHASS, terdapat 1.649 mekanik yang bekerja setiap hari melayani perawatan dan perbaikan.
Pelatihan utamanya diberikan di Training Center Wahana, namun disesuaikan dengan jadwal mekanik melalui mobile training untuk memberikan fleksibilitas yang lebih besar.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: viralnews.id
Artikel Terkait
Penjualan Mobil Nasional Anjlok 25% pada Maret 2026, Libur Panjang Jadi Penyebab
DFSK Pamerkan Super Cab dengan Crane dan Gelora E Listrik di Giicomvec 2024
Jeep Indonesia Luncurkan Wrangler dan Gladiator Facelift 2026 di Hari 4x4
Australia Catat Sejarah: Impor Mobil dari China Kalahkan Jepang untuk Pertama Kali