✍🏻 Meilanie Buitenzorgy
Jadi gimana-gimana? Sudah paham kan, bahwa penjahat lingkungan itu lebih jahat dan lebih sadis daripada gabungan perampok, pembunuh, dan koruptor?
Bayangkan saja. Mereka merampok orang-orang miskin lewat perampasan lahan. Lalu, lewat bencana yang mereka picu, mereka memiskinkan orang-orang yang sudah susah itu. Bahkan, tak jarang nyawa melayang karena ulah mereka.
Di sisi lain, izin konsesi hutan seolah jadi barang dagangan. Dibagi-bagikan begitu saja pada para mafia tambang dan sawit yang notabene kerap menjadi pendukung setia di kala pemilu.
Tapi, siapa sebenarnya kasta tertinggi dalam kejahatan lingkungan ini? Bukan pejabat publik biasa yang gemar bagi-bagi konsesi, macam si Zul yang pernah diomeli Harrison Ford itu. Bukan juga para mafia tambang atau sawit yang bermain di belakang layar.
Ada yang lebih parah lagi, daya rusaknya jauh lebih dahsyat.
Yaitu pejabat publik yang sekaligus berperan sebagai pengusaha di bidang tambang dan sawit.
.
.
.
.
.
Oh, pantesan saja tempo hari dia begitu keukeuh membela daun sawit dan praktik deforestasi… Semuanya jadi masuk akal sekarang.
Artikel Terkait
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini: Berawan Sejak Pagi, Hujan Ringan Disertai Petir Mengintai Siang hingga Malam
Stok Beras Nasional Melimpah hingga 5 Juta Ton, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke 33 Juta Penerima
Rizky Eka Pratama Resmi Dipanggil ke TC Timnas Indonesia Jelang ASEAN Championship 2026
Bulog Sulselbar Siapkan Pembangunan 11 Gudang Beras untuk Perkuat Ketahanan Pangan