MG Motor Indonesia memiliki rencana ekspansi pasar internasional dengan menargetkan beberapa negara, termasuk Filipina dan Vietnam, selain Australia.
Meskipun pabrik Thailand sudah memenuhi kebutuhan konsumen di kawasan Asia Tenggara, MG Motor Indonesia berencana mengalokasikan sekitar 30 persen dari kapasitas produksinya untuk kebutuhan ekspor.
Arief menyoroti pentingnya pasar Australia bagi MG Motor, menyebutkan bahwa penjualan mobil MG di sana terus tumbuh, mencapai 50-60 ribu unit.
Fokus utama ekspor dari Indonesia ke Australia adalah mobil listrik, yang menjadi pilihan strategis mengingat perkembangan positif mobil listrik di pasar Australia.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Harga di Bawah 200 Juta, Cocok untuk Kalian Para Pasangan Muda!
Saat ini, MG Motor Indonesia memproyeksikan bahwa 30 persen dari total produksi mobil MG di Indonesia akan dialokasikan untuk kendaraan listrik.
Pabrik MG di Cikarang, yang dibangun oleh SAIC Motor International, memiliki kapasitas produksi 100 ribu unit per tahun, dengan 60 persennya berasal dari model mobil listrik, menunjukkan komitmen MG Motor terhadap mobil ramah lingkungan dalam industri otomotif global.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: tinewss.com
Artikel Terkait
DFSK Pamerkan Super Cab dengan Crane dan Gelora E Listrik di Giicomvec 2024
Jeep Indonesia Luncurkan Wrangler dan Gladiator Facelift 2026 di Hari 4x4
Australia Catat Sejarah: Impor Mobil dari China Kalahkan Jepang untuk Pertama Kali
WhatsApp Uji Coba Aplikasi Mandiri untuk CarPlay