Ia juga menjelaskan penyesuaian strategi yang mereka lakukan. "Lawan kali ini memiliki pertahanan yang lebih bagus. Kami tidak terburu-buru, tetapi sabar menunggu kesempatan untuk menekan, dan strategi ini berhasil dari awal hingga akhir gim."
Pentingnya Persiapan Mental
Nikolaus menekankan bahwa persiapan mental adalah kunci kesuksesan mereka. Meski telah melangkah ke semifinal, ia menegaskan bahwa mereka tidak boleh cepat puas. "Kami berusaha agar mental tidak kalah duluan. Senang bisa mengalahkan tuan rumah, apalagi mereka pernah berada di level atas. Kami harus lebih maksimal lagi di pertandingan selanjutnya," tegasnya.
Analisis Permainan dari Raymond Indra
Raymond Indra menambahkan analisisnya terhadap permainan lawan. Ia menyadari bahwa Kang dan Ki bukanlah pasangan yang mudah dikalahkan. "Kami lebih agresif menyerang. Mereka adalah pemain senior, pertahanannya kuat dan tidak bisa langsung ditembus dengan sekali serangan. Jadi, kami lebih sabar dalam mengolah bola atas untuk mencari celah serangan," tandas Raymond.
Dengan kemenangan ini, semua perhatian kini tertuju pada pertandingan semifinal Korea Masters 2025 untuk melihat sejauh apa perjalanan Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Pembalap Indonesia Pertama Podium di MotoGP
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts dan Nevis dengan Selisih Nilai Pasar Pemain 50 Kali Lipat
Eredivisie Tegaskan Tak Akan Ulangi Pertandingan Meski Status Pemain Dipertanyakan
Kiandra Ramadhipa Siap Berlaga di FIM Moto3 Junior World Championship 2026