Mees Hilgers Cedera ACL: Musim 2025/2026 Terancam, Ini Kronologi dan Pesannya
Kabar mengejutkan datang dari pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers. Bek andalan FC Twente itu secara resmi divonis mengalami cedera anterior cruciate ligament (ACL) yang serius. Cedera ini terjadi saat ia menjalani sesi latihan bersama klubnya di Belanda.
Vonis cedera ACL ini memaksa Hilgers harus absen dari lapangan hijau dalam waktu yang lama. Seperti umum diketahui, proses pemulihan cedera ligamen lutut ini memakan waktu antara 6 hingga 9 bulan. Kondisi ini sangat mungkin mengakhiri musim 2025/2026 baginya, sebuah akhir yang pahit mengingat kontraknya dengan FC Twente akan berakhir pada Juni 2026. Kini, fokus utamanya adalah menjalani operasi dan rehabilitasi.
Pesan Menyentuh Mees Hilgers untuk Para Pendukung Setelah Cedera
Tak lama setelah menerima diagnosis cedera, Mees Hilgers langsung menyampaikan pesan haru dan penuh semangat kepada para penggemarnya melalui akun Instagram pribadinya.
"Terlepas dari semua candaan, terima kasih atas semua pesan dan dukungan yang baik," tulis Hilgers dalam Insta Story-nya pada Senin (3/11/2025).
Pemain berdarah Indonesia kelahiran Belanda itu juga berjanji untuk tidak menyerah. Ia bertekad akan bekerja keras setiap hari untuk bisa pulih dan kembali membela tim. "Saya akan bekerja keras setiap hari agar bisa kembali lebih kuat dari sebelumnya. Setelah operasi, saya akan fokus pada pemulihan dan akan terus memberi kabar kepada semua orang tentang perkembangan saya," tuturnya penuh optimisme.
Konflik Kontrak FC Twente Perparah Situasi Mees Hilgers
Cedera ACL ini datang di momen yang sangat tidak menguntungkan bagi Mees Hilgers. Sebelum insiden cedera terjadi, ia sudah tidak dimasukkan dalam skuad utama FC Twente. Penyebabnya adalah penolakannya terhadap tawaran perpanjangan kontrak baru dari klub.
Laporan media Belanda menyebutkan, penolakan tersebut membuat manajemen The Tukkers mencoretnya dari daftar pemain untuk sejumlah laga resmi. Dengan kondisi cedera serius ini, posisi tawar Hilgers di klub menjadi semakin rumit dan penuh tantangan. Meski demikian, mental pejuangnya tetap menjadi modal berharga untuk bangkit dan kembali tampil lebih kuat.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Jadi Satu-satunya Pembalap Honda di Tiga Besar Klasemen Moto3 2026
Diskualifikasi Adrian Fernandez Dorong Veda Ega Pratama ke Peringkat Tiga Klasemen Moto3 2026
Suporter Persija Sambut Antusias Rumor Shin Tae-yong, Pengumuman Resmi Dijadwalkan 8 Juni
Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum Tersingkir di Semifinal Indonesia Open 2026 Usai Dikalahkan Ganda China