"Secara kualitas pada posisi striker jelas dia lebih baik. Saya enggak mau komentar soal itu [banner]. Seharusnya tidak bicara seperti itu. Olahraga adalah saling respek terhadap sesama," tegas Souto dalam konferensi pers usai laga.
Pelajaran dari Kasus Pergantian Pelatih
Souto juga memberikan refleksi bijak mengenai dinamika dunia kepelatihan. Ia menyadari bahwa kegagalan bisa terjadi pada siapa saja, termasuk dirinya di ajang SEA Games mendatang.
"Mungkin Patrick sudah melakukan yang terbaik, tapi hasilnya belum berhasil. Ini bisa saja juga terjadi kepada saya. Pada akhirnya harus saling hormat terhadap sesama," tambah pelatih asal Spanyol tersebut.
Meski mengkritisi isi banner, Souto mengakui bahwa keluarganya mungkin akan merasa senang melihat dukungan tersebut. Namun, ia kembali menegaskan prinsipnya untuk tetap menghormati Kluivert yang menurutnya merupakan striker hebat dengan kepribadian yang baik.
Artikel Terkait
Daniel Holgado Rebut Pole Position Moto2 Brasil, Mario Aji Start Posisi Kesembilan
PSIS Lepas Peluang Reuni dengan Carlos Fortes, Pilih Alberto Gonçalves
Marquez Kuasai Sprint Race MotoGP Brasil, Veda Ega Siap Bertarung di Moto3
Veda Pratama Start P4, Siap Goyang Dominasi KTM di Moto3 Brasil