Polytron Indonesia Para Badminton International 2025: Final Sengit dan Banyak Kejutan
Perhelatan Polytron Indonesia Para Badminton International (PIPBI) 2025 di GOR Indoor Manahan, Solo, memasuki babak final dengan atmosfer yang mendebarkan. Turnamen bulu tangkis para ini, yang didukung penuh oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation, menyajikan persaingan sengiat untuk memperebutkan medali emas dan poin ranking dunia yang berharga, mengingat statusnya sebagai turnamen Grade 2 Level 1.
Indonesia Kuasai Empat Nomor Final, Siapkan All Indonesian Final
Tuan rumah Indonesia berhasil melaju ke partai puncak pada empat nomor pertandingan. Salah satu momen paling dinantikan adalah final All Indonesian pada nomor Ganda Campuran SL 3 - SU 5. Selain itu, Indonesia sudah dipastikan meraih emas di nomor Tunggal Putri SL 4 dan Ganda Putri SL 3 - SU 5, menunjukkan dominasi kuat atlet lokal.
Fredy/Khalimatus vs Hikrat/Ratri, Ulang Final Ganda Campuran yang Seru
Babak final Ganda Campuran SL 3 - SU 5 akan mempertemukan dua pasangan terbaik Indonesia: Fredy Setiawan/Khalimatus Sadiyah melawan Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila. Kedua pasangan meraih tiket final setelah melalui laga semifinal yang sangat alot dan penuh drama rubber set melawan wakil India.
Fredy Setiawan mengakui laga semifinal penuh dinamika. "Pertandingan semifinal tadi cukup dramatis. Kunci kemenangan kami adalah perbaikan komunikasi dan fokus untuk mendapatkan poin satu demi satu di gim penentu," ujar Fredy. Menghadapi final melawan rekan senegaranya, Fredy optimistis namun menyadari pertandingan akan berlangsung ketat karena kedua pasangan saling mengenal karakter permainan.
Dominasi Malaysia dan India di Nomor Lainnya
Di nomor Tunggal Putra WH 1, unggulan pertama asal Malaysia, Muhammad Ikhwan Ramli, berhasil melaju ke final. Meski menang mudah, Ramli mengaku sempat kesulitan beradaptasi dengan arah angin di lapangan. Di final, ia akan berhadapan dengan Shashank Kumar dari India.
Sementara itu, India juga menunjukkan taringnya dengan memastikan wakilnya di 10 partai final. Salah satu nomor yang akan diwarnai All Indian Final adalah Tunggal Putri SU 5, yang mempertemukan Manisha Ramadass dengan Thulasimathi Murugesan. Manisha, yang merupakan peringkat 1 dunia, menyadari final melawan Thulasimathi akan menjadi pertandingan yang sangat sulit.
Dengan berbagai partai final yang menjanjikan ketegangan dan kualitas permainan tinggi, Polytron Indonesia Para Badminton International 2025 dipastikan akan menutup rangkaian acaranya dengan gegap gempita.
Artikel Terkait
PSM Makassar Kejar Tenggat, Nasib Boboev dan Lagator Ditentukan dalam Hitungan Jam
PSM Makassar Dihukum Denda Rp60 Juta Usai Insiden Suporter Turun ke Lapangan
PSM Hajar PSBS 5-0, Alex Tanque Cetak Hattrick
Manchester United Hadapi Tottenham di Old Trafford, Uji Momentum Positif Carrick Lawan Catatan Buruk