Pelatih Tim Nasional Spanyol, Luis de la Fuente, tetap mempertahankan Unai Simon sebagai penjaga gawang utama dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Prancis, Selasa, 14 Juli 2026. Keputusan ini memicu perdebatan mengingat Spanyol memiliki opsi lain seperti David Raya yang sukses di Arsenal dan Joan Garcia yang baru saja meraih gelar La Liga bersama Barcelona. Namun, Simon membuktikan diri dengan catatan 649 menit tanpa kebobolan sebelum akhirnya kebobolan dari Charles De Ketelaere di perempat final.
"Unai Simon tidak tergantikan," tegas De la Fuente.
De la Fuente mengingat kerja samanya dengan Simon sejak memenangi Euro U-19 pada 2015 dan Euro U-21 pada 2019. "Tim ini tahu cara bersaing," ujar pakar sepak bola Spanyol, Guillem Balague.
Pertahanan Kolektif Jadi Kunci
Balague menambahkan bahwa kekuatan utama Spanyol terletak pada soliditas pertahanan kolektif. "Ini adalah hasil dari kerja sama tim, pertahanan yang solid," kata De la Fuente. Ia memuji sikap pantang menyerah pemainnya. "Portugal mendominasi pertandingan, tetapi Rafael Leao tidak memberikan percikan tambahan, begitu pula pemain pengganti lainnya," tutur Balague. Organisasi pertahanan yang disiplin membuat Simon tidak perlu melakukan penyelamatan luar biasa saat melawan Portugal di babak 16 besar.
"Saya bisa tetap tenang di bawah tekanan," ujar Simon.
Simon mengakui ketenangan adalah karakter bawaan yang membantunya di turnamen besar. "Yang terpenting bagi kiper adalah melakukan penyelamatan, menjaga gawang, dan menangani setiap situasi di kotak penalti dengan percaya diri," katanya. David Raya secara terbuka mendukung Simon demi kebersamaan tim. "Spanyol berada di tangan yang sangat baik, siapa pun yang bermain," ucap Raya.
Raya mengapresiasi kontribusi Simon yang membawa Spanyol juara Nations League dan Euro. "Sejak debut, Unai Simon telah meningkatkan level posisi kiper. Kami memenangi Nations League dan Euro dengannya. Dia kiper hebat yang memberi kami gelar sebagai starter," jelasnya.
Dukungan dari Mantan Pelatih
Mantan pelatih Spanyol, Luis Enrique, juga membela Simon saat ia dikritik di masa lalu. "Saya mendapat banyak kritik, tetapi saya menjadikannya starter. Dia pantas mendapatkannya," kata Enrique. De la Fuente memuji keteguhan Simon. "Saya sangat senang untuk Unai. Dia dipertanyakan dan diperlakukan buruk untuk waktu yang lama. Saya berharap sekarang orang-orang mengakui keberaniannya," ujarnya.
Mantan penyerang Inggris, Chris Sutton, menilai pertahanan Spanyol akan menjadi ancaman serius. "Itu bukan penampilan hebat, tetapi Anda merasa masih ada yang lebih dari Spanyol," katanya. Sutton memprediksi Spanyol bisa mengalahkan Prancis jika tampil mendekati sempurna.
Di luar lapangan, kiper cadangan David Raya didampingi istrinya, Tatiana Trouboul, seorang influencer dan pemilik brand fashion weartrouboul asal Barcelona.
Artikel Terkait
Spanyol Unggul 1-0 atas Prancis di Babak Pertama Semifinal Piala Dunia 2026
Semifinal Piala Dunia 2026 Dibuka dengan Momen Hening untuk Korban Tragedi Nice
Spanyol Unggul Head to Head Jelang Semifinal Piala Dunia 2026 Lawan Prancis
Prancis Unggul Atas Spanyol di Simulasi Opta Jelang Semifinal Piala Dunia 2026