Jumlah korban tewas akibat gempa bumi kembar yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Tiga minggu setelah bencana, sedikitnya 4.734 orang tercatat meninggal dunia dan 16.740 lainnya luka-luka.
Ketua Majelis Nasional Jorge Rodriguez menyampaikan angka terbaru tersebut dalam pernyataan resmi. Ia menambahkan bahwa sebagian besar korban luka telah dipulangkan.
Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan sekitar 50.000 orang masih hilang. Ratusan bangunan runtuh dan menjebak banyak orang di bawah reruntuhan.
Gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,2 disusul gempa kedua dengan magnitudo 7,5 hanya 39 detik kemudian. Gempa kedua itu menjadi yang terbesar di Venezuela dalam lebih dari seabad. Ratusan blok apartemen bertingkat tinggi rata dengan tanah.
Tim penyelamat telah menghentikan pencarian korban selamat. Namun, anggota keluarga terus mendatangi lokasi reruntuhan, berharap menemukan jasad orang-orang terkasih untuk dimakamkan secara layak.
Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, menyerukan pencairan dana Venezuela yang dibekukan di luar negeri. Ia telah mengirim surat kepada Raja Inggris Charles III untuk meminta akses terhadap sekitar 30 ton cadangan emas yang dibekukan akibat sanksi dari otoritas London.
Artikel Terkait
Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Tembus 4.000 Jiwa
Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Tembus 3.535 Jiwa
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 2.954 Jiwa
Keajaiban di Tengah Gempa Venezuela: Sekuriti Mal Selamat Setelah 8 Hari Terkubur