Deschamps Tinggalkan Timnas Prancis, Zidane Siap Gantikan

- Rabu, 15 Juli 2026 | 05:00 WIB
Deschamps Tinggalkan Timnas Prancis, Zidane Siap Gantikan

Didier Deschamps mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih Timnas Prancis setelah Les Bleus gagal melaju ke final Piala Dunia 2026. Kekalahan 0-2 dari Spanyol di semifinal menjadi titik akhir perjalanan Deschamps yang telah membesut tim sejak 2012. Kursi yang ditinggalkannya disebut-sebut akan diisi oleh legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane.

Kabar pergantian pelatih ini diungkap oleh jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano. Melalui akun X miliknya, ia memastikan bahwa era Deschamps telah usai. "Siklus Didier Deschamps sebagai pelatih kepala Prancis telah berakhir. Sudah selesai," tulis Romano.

Meski gagal ke final, Deschamps masih memiliki satu tugas terakhir: memimpin Prancis dalam laga perebutan peringkat ketiga melawan Argentina atau Inggris. Romano kembali menegaskan momen perpisahan tersebut. "Pertandingan terakhir untuk perebutan tempat ke-3 dan ke-4, lalu perpisahannya… dan dimulainya era Zinedine Zidane," ujarnya.

Deschamps Tinggalkan Warisan Besar

Deschamps mulai menangani Timnas Prancis pada 2012 dan menjelma sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola negaranya. Selama lebih dari satu dekade memimpin Les Bleus, ia menghadirkan sejumlah prestasi bergengsi di level internasional. Puncak keberhasilannya datang saat membawa Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018. Selain itu, Deschamps juga mempersembahkan trofi UEFA Nations League musim 2020/2021, sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai pelatih paling berpengaruh dalam era modern Timnas Prancis.

Zidane Siap Memulai Tantangan Baru

Sosok yang disebut bakal menggantikan Deschamps adalah Zinedine Zidane. Hingga saat ini, Zidane memang belum pernah menangani tim nasional sehingga kesempatan bersama Prancis akan menjadi pengalaman pertamanya di level internasional. Meski belum memiliki rekam jejak sebagai pelatih tim nasional, prestasi Zidane di level klub sulit dipandang sebelah mata. Bersama Real Madrid, ia mencatat sejarah dengan mempersembahkan tiga gelar Liga Champions secara beruntun. Tak hanya mendominasi Eropa, Zidane juga membawa Real Madrid meraih dua gelar La Liga, dua Piala Super Spanyol, dua Piala Super Eropa, serta dua trofi Piala Dunia Antarklub. Rekam jejak tersebut membuat legenda berjuluk Zizou itu dipandang sebagai sosok yang layak membuka babak baru Timnas Prancis setelah berakhirnya era Didier Deschamps.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags