Persebaya Targetkan Gelar Juara Super League 2026/2027

- Kamis, 09 Juli 2026 | 20:30 WIB
Persebaya Targetkan Gelar Juara Super League 2026/2027

Persaingan Super League 2026/2027 dipastikan akan berlangsung lebih sengit. Persib Bandung datang sebagai juara bertahan dengan kekuatan yang terus diperbarui, sementara Persija Jakarta membangun proyek ambisius bersama pelatih Shin Tae-yong dan mulai mendatangkan pemain-pemain berpengalaman dari Eropa serta Asia.

Di tengah meningkatnya kekuatan para rival, Persebaya Surabaya memastikan tidak ingin sekadar menjadi pelengkap persaingan. Green Force menegaskan target mereka musim depan adalah merebut gelar juara. Ambisi tersebut disampaikan manajemen setelah dua musim beruntun Persebaya mampu mengakhiri kompetisi di papan atas, namun belum berhasil mengangkat trofi. Kini, target empat besar tidak lagi dianggap cukup.

Direktur Operasional Persebaya, Candra Wahyudi, menegaskan bahwa seluruh persiapan musim ini dilakukan lebih awal sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap performa tim dalam beberapa musim terakhir. Menurutnya, manajemen tidak ingin kembali kehilangan momentum dalam persaingan gelar akibat keterlambatan membangun skuad.

Keseriusan tersebut terlihat dalam agenda Media Day yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (8/7/2026). Pada kesempatan itu, manajemen memaparkan arah pembangunan tim, perkembangan aktivitas bursa transfer, hingga target yang ingin dicapai sepanjang musim mendatang. Candra menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk keterbukaan klub kepada media, sponsor, dan para pendukung mengenai proses yang sedang dijalankan.

Ia menilai dua musim terakhir memberikan banyak pelajaran bagi Persebaya. Meski konsisten berada di papan atas klasemen, Green Force beberapa kali gagal memanfaatkan peluang untuk terus bersaing hingga pekan-pekan terakhir kompetisi. Karena itu, evaluasi dilakukan lebih cepat, bahkan sebelum musim sebelumnya benar-benar berakhir.

Hasil evaluasi tersebut melahirkan keputusan penting. Persebaya memilih bergerak lebih agresif di bursa transfer agar pemain-pemain baru memiliki waktu adaptasi yang lebih panjang bersama tim. Langkah itu juga diharapkan membuat proses penerapan strategi pelatih Bernardo Tavares berjalan lebih maksimal sejak awal kompetisi.

Persiapan yang lebih matang menjadi salah satu alasan optimisme manajemen menghadapi musim baru. Persebaya juga mulai menghadirkan sejumlah wajah baru untuk memperkuat berbagai lini, termasuk mendatangkan striker tajam Alex Martins yang diharapkan menjadi mesin gol Green Force. Di sektor lain, proses pembentukan skuad juga terus berlangsung demi menciptakan komposisi tim yang lebih kompetitif dibanding musim lalu.

Candra menegaskan bahwa setiap musim Persebaya selalu berupaya meningkatkan kualitas persiapan. Menurutnya, pengalaman dua musim terakhir harus menjadi modal untuk membawa klub melangkah lebih jauh. Selain pembenahan teknis, manajemen juga berharap dukungan penuh dari seluruh elemen klub. Mulai dari sponsor, mitra, hingga Bonek dan Bonita diharapkan menjadi bagian penting dalam perjalanan Persebaya mengejar gelar juara. Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo yang dikenal sebagai salah satu kandang paling angker di Indonesia diyakini kembali menjadi kekuatan tambahan bagi Green Force.

Musim depan sendiri diprediksi menjadi salah satu kompetisi paling kompetitif dalam beberapa tahun terakhir. Persib Bandung berupaya mempertahankan dominasinya sebagai juara bertahan dengan mendatangkan sejumlah pemain baru, termasuk Mariano Peralta. Di sisi lain, Persija Jakarta membangun era baru bersama Shin Tae-yong dan aktif memperkuat skuad melalui kombinasi pemain lokal, pemain naturalisasi, serta legiun asing berpengalaman. Belum lagi klub-klub seperti Dewa United, Malut United, Bali United, hingga PSM Makassar yang juga terus melakukan pembenahan untuk bersaing di papan atas.

Meski demikian, Persebaya tidak ingin terbebani dengan kekuatan para pesaing. Manajemen memilih fokus membangun fondasi tim yang lebih solid melalui persiapan yang matang, perekrutan pemain sesuai kebutuhan, serta peningkatan kualitas permainan. Dengan fondasi tersebut, Persebaya optimistis mampu bersaing hingga pekan terakhir Super League 2026/2027.

Kini, target yang dipasang tidak lagi sebatas finis di papan atas. Green Force secara terbuka menegaskan ambisinya untuk kembali mengangkat trofi juara dan mengakhiri penantian panjang yang telah berlangsung selama beberapa musim terakhir. Di tengah ketatnya persaingan dengan Persib Bandung, Persija Jakarta, dan sejumlah klub elite lainnya, Persebaya yakin persiapan yang lebih matang menjadi modal utama untuk kembali membawa kejayaan ke Kota Pahlawan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags