Empat petenis tunggal putri akan bertarung di semifinal Wimbledon 2026, Kamis (9/7), di All England Club. Laga ini sekaligus memastikan lahirnya juara baru karena tak satu pun dari mereka pernah menjuarai Grand Slam sebelumnya.
Babak semifinal mempertemukan unggulan ketujuh Coco Gauff melawan unggulan ke-10 Karolina Muchova, serta unggulan ke-12 Marta Kostyuk berhadapan dengan unggulan ke-9 Linda Noskova. Gauff melaju setelah melewati laga tiga set melawan Jessica Pegula, sementara Muchova mengalahkan Naomi Osaka.
Pertemuan ini menjadi yang ketiga bagi Gauff dan Muchova musim ini. Rekor pertemuan total menunjukkan keunggulan Gauff 6-1, meski Muchova memenangi duel terakhir mereka di Stuttgart. Keduanya belum pernah bertemu di lapangan rumput.
"Jika Anda bilang saya akan berada di semifinal turnamen ini, saya akan bilang, 'Anda lucu,'" kata Gauff. Petenis Amerika Serikat itu mengaku tak menyangka bisa melangkah jauh mengingat catatan buruknya di lapangan rumput dalam dua tahun terakhir. "Saya pikir ini lebih karena banyak pertandingan tiga set, dan bagaimana saya bisa keluar dari pertandingan-pertandingan itu, hanya memenangkannya. Saya percaya pada diri sendiri dan pemain seperti apa saya ini," ujarnya.
Muchova menaruh hormat pada ketangguhan Gauff. "Salah satu yang terbaik di dunia, dalam olahraga kami," puji Muchova. Petenis Ceko itu senang akhirnya bisa bertemu Gauff di rumput. "Dia mengembalikan banyak bola. Dia punya banyak senjata. Dia petarung hebat, yang juga memberi banyak hal pada permainannya untuk membuatnya sulit bagi saya," tambahnya.
Kostyuk dan Noskova Siap Kejutan
Di semifinal lain, Marta Kostyuk membawa modal positif setelah mengalahkan finalis 2024, Jasmine Paolini. Kostyuk memenangi 21 dari 22 pertandingan terakhirnya dan memuji dampak besar kehadiran pelatihnya, Sandra Zaniewska. "Itu pasti membantu saya," tutur Kostyuk. "Bekerja dengan Sandra semacam menyembuhkannya. Saya selalu melihat gambaran yang lebih besar untuk kami berdua, dan itu berhasil dengan baik," jelasnya.
Lawan Kostyuk, Linda Noskova, juga dalam performa terbaik setelah menembus 10 besar dunia berkat gelar juara di Berlin tepat sebelum Wimbledon. Noskova melaju ke semifinal Grand Slam pertamanya setelah mengalahkan Madison Keys dan Elise Mertens straight set. "Saya merasa bisa menggunakan banyak sisi dari tenis saya," ungkap Noskova. Ia menilai gaya agresif serta variasi drop shot dan slice sangat membantu melewati situasi sulit. "Saya merasa mulai nyaman di rumput tahun lalu. Saya hanya menantikan musim rumput tahun depan," katanya.
Artikel Terkait
Linda Noskova Juara Wimbledon 2026, Kalahkan Muchova di Final Sesama Ceko
Zverev Melaju ke Final Wimbledon Usai Kalahkan Arthur Fery
Arthur Fery Tantang Zverev di Semifinal Wimbledon, Publik Prancis Gelisah
Petenis Turki Zeynep Sonmez Gunakan Peredam Getaran Semangka di Wimbledon sebagai Dukungan untuk Palestina