Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo membatalkan agenda kunjungan ke Amerika Serikat dan memilih terbang ke Aceh untuk meninjau Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah, Rabu (8/7). Jembatan tersebut sebelumnya diperbaiki secara swadaya oleh warga dengan dana patungan mencapai Rp 1 miliar.
“Saya lebih memilih ke Enang-Enang,” kata Dody kepada wartawan usai meninjau lokasi. Ia mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat yang berhasil mengumpulkan dana besar untuk memperbaiki akses transportasi di wilayah tersebut. Kini jembatan itu kembali bisa dilintasi kendaraan ringan.
Menurut Dody, kepedulian warga menjadi contoh kolaborasi yang perlu didukung pemerintah. Kementerian PU akan menangani jembatan tersebut agar memenuhi standar teknis dan keselamatan. Langkah yang disiapkan antara lain memperkuat struktur bawah dengan tiang penahan, melakukan pemantauan berkala terhadap tanah yang masih labil, serta mengevaluasi operasional jembatan secara berkelanjutan. Jika kondisi dinilai membahayakan, akses akan ditutup sementara demi keselamatan masyarakat.
Selain penanganan darurat, pemerintah melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh juga menyiapkan pembangunan dua jembatan baru dan pelebaran Jalan Werlah sebagai jalur alternatif. Proyek ini diharapkan memperkuat konektivitas antara Bener Meriah dan Aceh Tengah, serta menjadi solusi jangka panjang agar mobilitas masyarakat tidak terganggu saat terjadi bencana atau kerusakan infrastruktur.
Artikel Terkait
Kementerian PU Bantah Ada APBN untuk Keluarga Menteri ke Final Piala Dunia
Tito Karnavian Pastikan Pembangunan Infrastruktur di Bener Meriah Utamakan Keselamatan
Mendagri Tito Pastikan Jembatan Enang-Enang di Bener Meriah Diperkuat Demi Keselamatan
Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang di Bener Meriah, Warga Tak Perlu Memutar Jauh