Persebaya Surabaya resmi mendatangkan Alex Martins sebagai striker anyar untuk musim depan setelah gagal mendapatkan Mariano Peralta. Penyerang asal Brasil itu dikontrak hingga 2028 dan diharapkan menjadi ujung tombak utama Green Force di Super League 2026/2027.
Sebelumnya, Persebaya sempat membidik Mariano Peralta yang tampil impresif bersama Borneo FC. Namun, pemain asal Argentina itu memilih bergabung dengan Persib Bandung, memaksa manajemen bergerak cepat mencari alternatif. Alih-alih kecewa, Persebaya justru mendatangkan Alex Martins yang dinilai lebih siap memberikan dampak instan.
Alex Martins bukan nama baru di sepak bola Indonesia. Selama membela Dewa United, ia mencatatkan 67 gol dan 13 assist dalam 92 pertandingan di semua kompetisi. Musim lalu, ketajamannya tak luntur dengan 20 gol dari 34 laga Super League. Catatan itu menempatkannya sebagai salah satu predator kotak penalti paling konsisten.
Pelatih Bernardo Tavares menilai kehadiran Alex memberikan dimensi baru. Selain piawai memanfaatkan peluang, ia juga mampu membuka ruang dan menjadi target man. Pengalamannya bermain di Indonesia membuat proses adaptasi diperkirakan berlangsung cepat.
Alex mengaku keputusan menerima tawaran Persebaya tidak butuh waktu lama. "Saya sangat senang dan bahagia bisa menjadi bagian dari Persebaya. Saya memiliki kontrak dua tahun ke depan dan ingin memberikan dedikasi terbaik agar kami bisa mencapai target serta meraih tujuan bersama," ujarnya.
Mantan top skor Super League 2024/2025 itu menilai Persebaya memiliki proyek besar. "Saya melihat Persebaya memiliki proyek yang sangat baik. Karena itu saya mengambil keputusan untuk datang dan bekerja bersama tim ini. Saya ingin menjadi bagian dari perjalanan Persebaya untuk meraih target-target yang telah ditetapkan," katanya.
Selain proyek tim, Alex juga mengagumi atmosfer yang diciptakan Bonek dan Bonita. Selama beberapa musim menghadapi Persebaya sebagai lawan, ia merasakan langsung dukungan ribuan suporter. Kini, untuk pertama kalinya, ia akan merasakan dukungan tersebut sebagai pemain tuan rumah. "Bukan hanya timnya, tetapi juga suporternya. Itu yang membuat saya tertarik. Saya beberapa kali bermain melawan Persebaya dan melihat langsung bagaimana dukungan mereka kepada tim," tuturnya.
Meski datang dengan reputasi sebagai striker tajam, Alex menegaskan target pribadinya sederhana. Ia ingin mencetak gol sebanyak mungkin dan membantu Persebaya bersaing merebut gelar. "Saya ingin memberikan kemampuan terbaik saya dan mencetak gol sebanyak mungkin. Yang terpenting, saya ingin membantu Persebaya terus bersaing di jalur juara," tegasnya.
Kehadiran Alex Martins menjadi jawaban atas kegagalan mendapatkan Mariano Peralta. Dengan produktivitas dan pengalamannya, Alex berpotensi menjadi rekrutan yang lebih siap memberikan dampak instan. Kini, harapan publik Surabaya bertumpu pada ketajaman kakinya. Bersama Bernardo Tavares, Alex diharapkan menjadi mesin gol baru dan membawa Green Force kembali bersaing di papan atas serta mengakhiri penantian panjang gelar juara.
Artikel Terkait
Persebaya Perkenalkan Skuad Super League 2026-2027 dengan Sentuhan Sports Science
Ernando Ari Targetkan Piala Presiden 2026 sebagai Ajang Pembuktian demi Timnas Indonesia
Persebaya Resmi Datangkan Yuran Fernandes dari PSM Makassar
Yuran Fernandes Pamit dari PSM Makassar, Isyaratkan Reuni dengan Bernardo Tavares di Persebaya