Prancis semakin diunggulkan menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah tampil konsisten sejak awal turnamen. Legenda Arsenal, Arsene Wenger, bahkan menyebut hanya satu tim yang bisa menghentikan laju Kylian Mbappe dan kolega menuju trofi.
Les Bleus melangkah ke perempat final setelah menundukkan Paraguay 1-0 berkat gol penalti Mbappe. Sepanjang lima pertandingan, gawang Prancis baru kebobolan dua kali. Pertahanan solid dan ketajaman lini depan menjadi modal utama tim asuhan Didier Deschamps untuk kembali melaju hingga final.
Wenger secara terang-terangan menjagokan negaranya menjadi juara dunia. "Prancis akan memenangkan Piala Dunia. Saya tahu kalian akan berkata, 'Tentu saja Anda mengatakan itu karena Anda orang Prancis'," katanya dikutip dari Sport Bible.
Menurut mantan pelatih Arsenal tersebut, intensitas pertandingan di Piala Dunia menjadi faktor pembeda yang tidak mampu diikuti semua peserta. "Tetapi ketika Anda menganalisis Piala Dunia, turnamen ini berjalan dengan tempo tertentu dan Anda harus mampu mengikutinya," ujarnya.
Wenger juga menyinggung kegagalan tim-tim Asia yang tersingkir karena tidak mampu mengimbangi kecepatan permainan. "Mereka tidak memiliki kualitas teknis yang cukup untuk bersaing," ucapnya.
Meski menjagokan Prancis, Wenger melihat ada satu tim yang berpotensi menggagalkan ambisi Les Bleus. "Pertanyaan sebenarnya bagi saya adalah Spanyol. Jika ada satu tim yang mampu mengalahkan Prancis saat ini, saya akan mengatakan Spanyol karena level teknik mereka lebih baik daripada Prancis," kata dia.
Dia menambahkan, "Mereka memiliki kualitas dan budaya permainan kolektif yang tidak dimiliki tim lain di dunia pada level seperti itu. Itu bisa menjadi penentu di antara kedua tim, meski secara fisik Prancis lebih kuat."
Jika sama-sama lolos dari perempat final, Prancis dan Spanyol akan saling berhadapan di semifinal Piala Dunia 2026.
Gary Neville Punya Prediksi Berbeda
Di sisi lain, mantan bek Manchester United, Gary Neville, memiliki pandangan berbeda. Dia tidak memilih Spanyol sebagai ancaman utama Prancis.
Neville justru menilai Argentina merupakan tim yang paling berpeluang menghentikan langkah Les Bleus apabila kedua tim bertemu pada fase akhir turnamen. "Satu-satunya tim yang saya lihat bisa menghentikan Prancis saat ini adalah Argentina. Karena mentalitas mereka, permainan keras mereka, dan pengalaman yang mereka miliki," ujarnya.
"Hanya tim itu yang menurut saya memiliki persatuan yang cukup kuat untuk berdiri menghadapi Prancis," lanjutnya.
Argentina sendiri berhasil mencapai perempat final setelah bangkit secara dramatis mengalahkan Mesir 3-2. Tim asuhan Lionel Scaloni berpeluang mencetak sejarah dengan mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih pada edisi 2022.
Meski demikian, Neville mengingatkan Argentina masih memiliki pekerjaan rumah di sektor pertahanan. Tim Tango sudah kebobolan dua gol saat menghadapi Cape Verde dan kembali kemasukan dua gol ketika melawan Mesir, sehingga harus memperbaiki lini belakang jika ingin kembali mengangkat trofi Piala Dunia.
Artikel Terkait
Kiprah Cristiano Ronaldo di Piala Dunia Berakhir, Portugal Tersingkir di Babak 16 Besar
Duel Rekan Setim di Perempat Final: Brahim Diaz Siap Kalahkan Mbappe dan Tchouameni
Konferensi Pers Maroko Ricuh Jelang Lawan Prancis, FIFA Turun Tangan
Prancis vs Maroko: Duel Taktik dan Fisik di Perempat Final Piala Dunia 2026