FIFA Tolak Banding Prancis, Kartu Kuning Olise Tetap Berlaku

- Kamis, 09 Juli 2026 | 19:00 WIB
FIFA Tolak Banding Prancis, Kartu Kuning Olise Tetap Berlaku

Keputusan FIFA menolak permohonan banding Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) membuat kartu kuning yang diterima Michael Olise tetap berlaku saat timnya menghadapi Maroko pada perempat final Piala Dunia 2026. Kepastian itu diterima timnas Prancis pada Kamis (9/7/2026), sehari sebelum laga.

Pelatih Prancis, Didier Deschamps, mengonfirmasi bahwa pihaknya mendapat pemberitahuan dari FIFA pada pagi hari. "Kartu kuning itu tidak berubah. Kami menerima pemberitahuan dari FIFA pagi ini," kata Deschamps dalam jumpa pers sebelum pertandingan.

Kartu kuning tersebut diterima Olise pada menit ke-90 7 saat Prancis menghadapi Paraguay di babak 16 besar. Insiden bermula ketika pemain Bayern Munchen itu meletakkan jari telunjuk di depan bibir winger Paraguay, Matias Galarza, yang kemudian terjatuh seolah mendapat dorongan. Tayangan ulang menunjukkan tidak ada kontak fisik, tetapi wasit tetap memberikan kartu kuning.

Konsekuensinya, Olise kini terancam akumulasi kartu. Jika kembali menerima kartu kuning saat melawan Maroko dan Prancis lolos, ia dipastikan absen pada semifinal. Situasi itu mendorong FFF mengajukan banding dengan merujuk pada kasus pemain Amerika Serikat, Folarin Balogun. Balogun sempat mendapat kartu merah di babak 32 besar, tetapi FIFA menangguhkan sanksinya sehingga ia tetap bisa bermain di babak 16 besar.

FFF berharap FIFA memberikan perlakuan serupa terhadap kartu kuning Olise. Namun, FIFA memilih mempertahankan keputusan awal dan menolak banding tersebut. Keputusan itu memicu perdebatan karena dianggap tidak konsisten dengan preseden sebelumnya.

Fokus ke Laga Kontra Maroko

Kini perhatian Prancis beralih ke pertandingan krusial melawan Maroko di Stadion Boston pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.00 WIB. Laga ini menjadi pembuka babak perempat final Piala Dunia 2026 sekaligus ujian penting bagi Les Bleus untuk mempertahankan peluang meraih gelar juara.

Duel ini juga membangkitkan memori pertemuan kedua tim di semifinal Piala Dunia 2022, saat Prancis menang 2-0. Empat tahun berselang, Prancis bertekad mengulang hasil positif demi mengamankan tiket ke semifinal.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags