Gelandang Persebaya Surabaya, Toni Firmansyah, langsung memfokuskan persiapan menuju Super League 2026-2027. Pemain muda berjuluk Bajul Ijo itu memanfaatkan masa jeda kompetisi sebagai periode pembenahan diri, meski tim belum memulai agenda latihan resmi.
Bagi Toni, libur kompetisi bukan waktu untuk berhenti. Ia menjadikannya momentum memperkuat fisik, meningkatkan kualitas permainan, serta menjaga kebugaran agar siap mengikuti ritme saat tim memulai persiapan.
“Fokus utama saya saat ini adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk musim depan. Saya harus bekerja lebih keras, meningkatkan kemampuan, dan berharap bisa mendapatkan kepercayaan dari pelatih untuk memberikan yang terbaik bagi tim,” ujar Toni dalam pernyataan resmi, Jumat (3/7/2026).
Latihan Mandiri dan Persaingan Ketat
Selama liburan, Toni tetap menjalani latihan mandiri dengan disiplin. Program fisik ia jalankan agar kondisi tetap terjaga dan tidak tertinggal saat latihan tim dimulai. Ia juga menjaga komunikasi dengan tim pelatih agar program latihan mandiri selaras dengan kebutuhan tim.
“Saya mengikuti program latihan yang sudah disiapkan tim pelatih, termasuk latihan fisik di gym. Program tersebut sangat membantu untuk menjaga kondisi dan meningkatkan kesiapan menghadapi musim baru,” katanya.
Toni menyadari persaingan di skuad Persebaya bakal semakin ketat seiring kehadiran pemain-pemain baru. Situasi itu tidak ia anggap sebagai tekanan, melainkan pemicu untuk terus berkembang.
“Yang terpenting bagi saya adalah bisa memberikan kontribusi sebanyak mungkin untuk Persebaya. Baik melalui penampilan di setiap pertandingan, kerja keras di lapangan, maupun membantu tim meraih hasil terbaik. Saya akan berusaha memaksimalkan setiap kesempatan yang diberikan,” ujarnya.
Musim lalu, Toni tampil konsisten di lini tengah Persebaya. Sepanjang Super League 2025/26, ia mencatatkan 28 penampilan dan menyumbang satu assist catatan yang menegaskan perannya dalam skema tim. Dengan persiapan intens sejak awal, Toni berambisi meningkatkan kontribusi di musim depan dan menjadi bagian penting dalam perjalanan Persebaya di kompetisi kasta tertinggi nasional.
Artikel Terkait
Sananta Pilih Bersatu Kembali dengan Bernardo Tavares di Persebaya, Tolak Proyek Shin Tae-yong di Persija
Persebaya Bangun Skuad Bernuansa PSM, Empat Mantan Anak Asuh Bernardo Tavares Sudah Gabung
Persija Pertahankan Eksel Runtukahu, Target Juara Musim Depan
PSM Makassar Terancam Kehilangan Dua Pilar Asing ke Persebaya