PSM Makassar Terancam Kehilangan Dua Pilar Asing ke Persebaya

- Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:00 WIB
PSM Makassar Terancam Kehilangan Dua Pilar Asing ke Persebaya

Bursa transfer Super League 2026/2027 memanas dengan kabar perburuan Persebaya Surabaya terhadap dua pemain asing PSM Makassar, Yuran Fernandes dan Gledson Paixao. Keduanya disebut akan bergabung dengan skuad Bajul Ijo yang kini ditangani mantan pelatih PSM, Bernardo Tavares. Namun, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari Persebaya.

Sejak Tavares menangani Persebaya pada paruh musim lalu, ia mulai merekrut sejumlah mantan anak asuhnya di PSM. Tiga pemain telah resmi diperkenalkan: Reza Arya Pratama, Syahrul Lasinari, dan Ricky Pratama. Kini, rumor menyebut Yuran dan Gledson akan menyusul.

Gledson Paixao Dikabarkan Sepakat

Gelandang bertahan asal Brasil, Gledson Paixao, menjadi salah satu yang paling santer dikaitkan dengan Persebaya. Akun Instagram @fabrizioasia_ mengklaim kesepakatan telah tercapai. "Done Deal. Gledson Paixao resmi berseragam Persebaya Surabaya untuk musim 2026/2027," tulis akun tersebut. Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi dari klub.

Gledson baru satu musim membela PSM setelah direkrut atas rekomendasi Tavares. Pada Super League 2025/2026, ia tampil dalam 22 pertandingan dengan total 1.747 menit bermain, mencetak 1 gol dan 1 assist. Perannya sebagai gelandang bertahan sangat vital dalam menjaga keseimbangan tim.

Rumor Yuran Fernandes Menguat

Kapten PSM Makassar, Yuran Fernandes, juga dikabarkan akan hengkang. Kontraknya berakhir pada 31 Mei 2026, dan sejumlah akun media sosial mengklaim ia sudah berada di Surabaya untuk menyelesaikan transfer. Akun Facebook bonek.pedia menyebut bek asal Tanjung Verde itu telah sepakat menandatangani kontrak dua musim. Faktor utama kepindahannya adalah keinginan kembali bekerja sama dengan Bernardo Tavares.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari kedua klub maupun pemain.

Kehilangan Besar bagi PSM

Apabila kedua rumor terealisasi, PSM dipastikan kehilangan dua pilar penting. Yuran adalah bek utama sekaligus pemimpin di lapangan, sementara Gledson menjadi penyeimbang permainan. Kehilangan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi pelatih baru PSM, Darije Kalezic, yang tengah membangun ulang skuad.

Pengamat sepak bola Imran Amirullah menilai kehilangan pemain inti selalu disayangkan. "Kalau pemain-pemain yang selalu jadi andalan atau starter memang cukup disayangkan," ujarnya. Namun, ia menegaskan bahwa keputusan bertahan atau hengkang adalah hak pemain dan manajemen. "Mereka sangat layak bertahan di PSM. Tapi kembali lagi ke manajemen, pasti pemain itu punya alasan ketika dia tidak memilih bertahan," jelasnya.

Hingga penghujung Juni 2026, status kedua pemain masih menjadi tanda tanya. Jika bergabung, jumlah eks pemain PSM di Persebaya akan bertambah. Sebaliknya, PSM harus bergerak cepat di bursa transfer untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags