NEC Nijmegen siap tampil habis-habisan pada leg kedua kualifikasi ketiga Liga Champions 2026. Menjamu Olympiakos di Goffertstadion, pelatih Dick Schreuder memilih formasi sangat menyerang. Bek Philippe Sandler yang sudah pulih dari cedera langsung diturunkan sejak menit awal.
Keputusan mengejutkan datang dari lini tengah. Gelandang bertahan Jamiro Monteiro harus rela duduk di bangku cadangan. Posisinya digantikan oleh Darko Nejasmic dan Noé Lebreton. Sementara itu, Dusan Tadic dan Tjaronn Chery akan mendukung penuh striker Linssen di lini depan.
Menjelang laga krusial ini, kabar transfer rekan setim ikut mewarnai persiapan tim. Kapten NEC, Tjaronn Chery, menanggapi santai isu kepindahan Kodai Sano ke PSV. Ia bahkan mengaku memahami keputusan sang pemain yang memilih absen demi kelancaran proses transfer.
"Ya, pada akhirnya tentu kami memang tahu ada banyak ketertarikan terhadap Sano," kata Chery.
Chery menegaskan, seluruh anggota tim telah memaklumi rencana kepindahan Sano demi perkembangan kariernya. "Kami tahu PSV sudah sangat dekat dengan kesepakatan, jadi pada akhirnya saya sepenuhnya memahami anak itu," ujarnya.
Keputusan Sano untuk tidak tampil pada laga penentu ini juga mendapat dukungan penuh dari rekan-rekannya. Mereka menilai langkah itu wajar untuk menghindari risiko cedera di tengah proses transfer. "Besok dia akan pergi ke PSV untuk tes medis dan pada akhirnya dia tidak ingin mengambil risiko mengalami cedera malam ini. Kami semua sepenuhnya memahami itu," jelas Chery.
Di sisi lain, Chery memberikan apresiasi kepada Jamiro Monteiro yang tampil menggantikan peran Sano pada pertandingan sebelumnya. "Dia bermain sangat baik," nilai Chery.
Meski kehilangan beberapa pemain kunci, Chery yakin kualitas skuad NEC tidak berkurang. "Jadi kami juga telah mendatangkan kembali pemain-pemain bagus," ujarnya. Modal hasil imbang tanpa gol pada leg pertama di markas Olympiakos juga menjadi bukti ketangguhan tim. "Saya pikir Anda bisa melihat bahwa kami punya tim yang sangat bagus," kata Chery.
Mengenai bursa transfer yang masih dinamis, Chery menaruh kepercayaan penuh pada manajemen klub. "Pelatih masih akan ingin menambah beberapa pemain dan pasti juga masih akan ada beberapa pemain yang pergi, tetapi pada akhirnya kami punya direksi yang bagus yang akan menangani itu. Jadi kami tidak khawatir soal itu," tuturnya.
Selain Chery, penampilan gemilang gelandang muda Noé Lebreton pada leg pertama juga menuai pujian. Pengamat sepak bola Alex Pastoor menilai Lebreton memiliki gaya bermain yang berbeda dari gelandang pada umumnya. "Sano sekarang sudah pergi, tetapi kalau saya jadi Dick Schreuder, saya masih akan berpikir ulang. Sebab kalau orang-orang memperhatikan, mereka juga akan datang untuk menyaksikan Lebreton," ujar Pastoor.
Pastoor mengagumi kombinasi kemampuan teknik dan ketahanan fisik Lebreton di lini tengah. "Dia bermain habis-habisan, itu luar biasa. Namun dia juga sangat piawai bermain sepak bola, dan keganasan itu, dipadukan dengan kreativitas dan ketajaman," ujarnya.
Menurut Pastoor, Lebreton berani masuk ke dalam pertandingan secara langsung, bukan sekadar mengoper dan menjaga posisi. "Coba sebutkan gelandang di timnas Belanda yang bisa melakukan itu. Yang ada itu lebih kepada mengoper dan memainkan permainan posisi, tetapi ini berbicara tentang sesuatu yang sangat berbeda. Yakni masuk ke dalam pertandingan sendiri dengan melakukan ini," jelasnya.
Ketangguhan Lebreton dalam memperebutkan penguasaan bola menjadi sorotan utama. "Tetapi terutama saat pemain lain menguasai bola, dengan pisau di antara giginya, dan tanpa satu pelanggaran pun. Tidak sekali pun dia menarik kembali kepala atau kakinya. Itu membuat hati saya terbuka," puji Pastoor.
Pemenang agregat dari laga NEC kontra Olympiakos ini nantinya akan berhadapan dengan pemenang duel antara FK Bodø/Glimt dan Union Sint-Gillis pada babak play-off Liga Champions.
Artikel Terkait
NEC Nijmegen Kalahkan Olympiacos 2-1 dan Melaju ke Playoff Liga Champions
NEC Nijmegen Andalkan Formasi Menyerang dan Dukungan Penuh untuk Hadapi Olympiakos
NEC Nijmegen Andalkan Skema Menyerang untuk Bekuk Olympiacos
Telstar Kejutkan NEC Nijmegen di Laga Pembuka Eredivisie