Tim nasional Belanda bersiap menghadapi tantangan besar dari juara bertahan Piala Afrika, Maroko, dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 30 Juni 2026 pukul 08.00 waktu setempat. Pertemuan ini diprediksi akan berjalan sangat sengit karena kedua tim memiliki kekuatan yang seimbang di lini tengah. Baik Belanda maupun Maroko masuk dalam jajaran 14 tim dengan tingkat penguasaan bola tertinggi sepanjang fase grup turnamen ini.
Mantan pemain internasional Vietnam, Nguyen Tuan Phong, memberikan analisis mendalam mengenai peta kekuatan kedua tim menjelang laga krusial tersebut.
"Belanda bermain lebih baik daripada turnamen sebelumnya. Maroko, sementara itu, mencapai semifinal Piala Dunia 2024. Kedua tim tidak terkalahkan di fase grup, menghadapi lawan-lawan yang tangguh. Oleh karena itu, pertandingan ini sangat sulit diprediksi. Saya pikir ini akan dengan mudah berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Di babak perpanjangan waktu, tim yang paling tahu cara memanfaatkan peluang dan kesalahan lawannya akan meraih kemenangan," ujar Nguyen Tuan Phong.
Berdasarkan catatan sejarah, kedua negara baru pernah bertemu satu kali di ajang Piala Dunia, tepatnya pada tahun 1994 di Amerika Serikat yang dimenangi Belanda dengan skor 2-1.
Artikel Terkait
Carrick Tegas: Amad Diallo Tak Dijual Manchester United
Piala Dunia 2026: Maroko Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti
Belanda Lolos ke 16 Besar Piala Dunia Usai Adu Penalti Dramatis Lawan Maroko
Hamka Hamzah Mulai Tugas Baru sebagai Asisten Pelatih PSIS Semarang