Veda Ega Pratama Gagal Finis di Moto3 Belanda, Posisi Klasemen Digeser Hakim Danish

- Senin, 29 Juni 2026 | 13:00 WIB
Veda Ega Pratama Gagal Finis di Moto3 Belanda, Posisi Klasemen Digeser Hakim Danish

Kesempatan podium yang sudah di depan mata sirna dalam hitungan detik. Veda Ega Pratama harus mengakhiri balapan Moto3 Belanda 2026 di Sirkuit Assen lebih awal akibat kecelakaan, Minggu (28/6). Pembalap Honda Team Asia itu gagal finis dan pulang tanpa tambahan poin.

Padahal, start dari posisi ketujuh, Veda sempat menunjukkan performa impresif. Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu merangsek hingga posisi kedua dan bersaing ketat di rombongan terdepan. Namun, peluang terbaiknya sirna setelah ia mengalami crash di tengah balapan.

Ini menjadi kegagalan finis kedua bagi Veda sepanjang musim Moto3 2026. Sebelumnya, ia juga tidak mampu menyelesaikan balapan saat seri Amerika Serikat pada 29 Maret akibat kecelakaan.

“Balapan hari ini adalah bencana karena saya tidak bisa menyelesaikannya, jadi saya sangat kecewa,” kata Veda dalam rilis resmi Honda Team Asia, Senin (29/6/2026). Ia mengakui hasil itu sulit diterima, terutama setelah menjalani akhir pekan yang positif sejak sesi latihan hingga kualifikasi.

“Setelah akhir pekan yang begitu baik dan dengan perasaan yang begitu bagus, sulit untuk menerima hasil ini. Akan tetapi, saya juga mengambil sisi positifnya karena perasaan dengan motor sangat bagus,” bebernya.

Di balik kekecewaan, Veda melihat ada perkembangan yang patut diapresiasi. Performa motor dan kecepatannya sepanjang balapan menunjukkan bahwa dirinya sudah mampu bersaing dengan para pembalap papan atas Moto3. “Saya mampu bertarung dengan para pemimpin, berjuang untuk posisi depan dan menunjukkan potensi saya,” ujar pembalap muda asal Wonosari itu.

Veda juga melakukan evaluasi terhadap insiden yang dialaminya. Ia menyadari masih perlu meningkatkan pengambilan keputusan saat balapan. “Mungkin saya perlu sedikit lebih cerdas selama balapan dan mengelola beberapa situasi dengan lebih baik. Kecelakaan itu juga kesalahan saya, jadi saya akan mengambil pelajaran dari hari ini.”

Kini fokus Veda beralih ke putaran berikutnya, Moto3 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring pada 10-12 Juli. Meski pulang tanpa hasil di Assen, ia tetap percaya diri. “Tentu saja, saya kecewa, tetapi saya tahu kami memiliki kecepatan dan kepercayaan diri. Saya akan kembali lebih kuat di Jerman,” katanya.

Hakim Danish Geser Veda

Crash di Moto3 Belanda tak hanya menggagalkan peluang podium Veda. Insiden itu juga berdampak pada persaingan klasemen sementara. Sebelum seri Belanda, Veda menempati peringkat keenam dengan 82 poin. Karena gagal finis, poinnya tetap sama.

Kondisi itu dimanfaatkan pesaingnya. Pembalap Malaysia, Hakim Danish, finis di posisi ke-10 dan membawa pulang sembilan poin, sehingga totalnya menjadi 82 poin. Dengan jumlah poin yang sama, Hakim berhak menempati posisi lebih tinggi berdasarkan aturan peringkat. Alhasil, ia menggeser Veda dari posisi keenam.

Sementara itu, puncak klasemen masih dikuasai Maximo Quiles. Pembalap Spanyol itu kembali menang di Assen dan kini mengoleksi 211 poin setelah 10 seri.

Klasemen Moto3 2026 Terbaru

  1. Maximo Quiles: 211 poin
  2. Alvaro Carpe: 121 poin
  3. David Almansa: 109 poin
  4. Brian Uriarte: 102 poin
  5. Marco Morelli: 102 poin
  6. Hakim Danish: 82 poin
  7. Veda Ega Pratama: 82 poin
  8. Valentin Perrone: 79 poin
  9. David Munoz: 52 poin
  10. Guido Pini: 48 poin
  11. Joel Esteban: 48 poin
  12. Adrian Cruces: 46 poin
  13. Matteo Bertelle: 44 poin
  14. Rico Salmela: 40 poin
  15. Casey O'Gorman: 40 poin
  16. Joel Kelso: 38 poin
  17. Eddie O'Shea: 36 poin
  18. Jesus Rios: 35 poin
  19. Adrian Fernandez: 28 poin
  20. Scott Ogden: 27 poin
  21. Ryusei Yamanaka: 15 poin
  22. Marcos Uriarte: 6 poin
  23. Leo Rammerstorfer: 4 poin
  24. Cormac Buchanan: 2 poin
  25. Zen Mitani: 2 poin
  26. Ruche Moodley: 1 poin

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags