Ronaldo Buka Suara soal Potensi Duel Lawan Messi di Piala Dunia 2026, tapi Fokus Utama Tetap ke Tim

- Rabu, 24 Juni 2026 | 18:30 WIB
Ronaldo Buka Suara soal Potensi Duel Lawan Messi di Piala Dunia 2026, tapi Fokus Utama Tetap ke Tim

Peluang duel antara Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di Piala Dunia 2026 kembali mencuat. Kali ini, Ronaldo sendiri yang menyinggung potensi bentrok melawan Argentina tim yang diperkuat Messi meskipun ia menegaskan bahwa fokus utamanya tetap membawa Portugal lolos dari fase grup.

Ronaldo baru saja menorehkan namanya dalam buku sejarah Piala Dunia. Ia menjadi pemain pertama yang berhasil mencetak gol di enam edisi berbeda turnamen paling bergengsi di dunia sepak bola itu. Pencapaian tersebut semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah olahraga modern.

Usai pertandingan, perhatian publik justru beralih pada kemungkinan pertemuan panas antara Portugal dan Argentina di fase gugur. Duel yang berpotensi mempertemukan dua megabintang itu langsung memicu antusiasme luar biasa dari penggemar sepak bola di seluruh dunia.

“Saya tidak tahu bagaimana menjawabnya, tapi tentu saja itu akan luar biasa,” ujar Ronaldo saat menanggapi kemungkinan tersebut, Rabu (24/6/2026).

Meski wacana laga besar itu terus bergulir, pemain berusia 41 tahun tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terlalu jauh memikirkan skenario tersebut. Menurutnya, prioritas saat ini adalah memastikan Portugal melangkah mulus dari fase grup.

“Kami fokus pada kemenangan hari ini dan bersiap untuk laga berikutnya. Target utama adalah lolos dari fase grup dan kami berhasil melakukannya,” tambahnya.

Portugal sendiri datang dengan modal penting setelah meraih kemenangan besar atas Uzbekistan. Hasil itu sekaligus menjadi respons atas tekanan yang muncul setelah mereka hanya bermain imbang melawan RD Kongo pada laga pembuka.

Performa tim serta keputusan taktis pelatih Roberto Martinez sempat menuai kritik tajam dari media. Ronaldo pun tidak menampik bahwa tekanan tersebut terasa cukup berat di ruang ganti.

“Itu adalah pekan yang sangat berat dan sulit dengan opini publik yang sangat keras terhadap semua pemain, terutama kepada saya dan pelatih. Namun, saya tidak mempermasalahkannya,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti bagaimana opini publik terhadap dirinya kerap berubah drastis, tergantung hasil yang diraih di lapangan.

“Saya sudah berada di profesi ini selama 23 tahun dan setiap kali segalanya berjalan baik, ‘Cristiano bermain luar biasa,’ tetapi ketika berjalan buruk: ‘Cristiano sudah habis, dia terlalu tua.’ Itu akan selalu seperti itu. Tapi hari ini kami meresponsnya dengan sangat baik,” lanjut Ronaldo.

Saat kembali disinggung soal Lionel Messi, Ronaldo memilih menghindari pembahasan lebih jauh. “Pertanyaan selanjutnya,” ucapnya singkat.

Di tengah persaingan individu seperti perburuan Sepatu Emas yang melibatkan Messi, Kylian Mbappe, dan Erling Haaland, Ronaldo menegaskan bahwa kepentingan tim tetap berada di atas segalanya.

“Yang terpenting adalah tim, tetap bersatu. Kami tidak bisa mengontrol hal-hal dari luar. Kami tahu saat tidak menang, kami akan diserang, terutama saya,” tegasnya.

Portugal kini bersiap menghadapi Kolombia pada laga terakhir fase grup di Miami Gardens, Minggu (28/6/2026). Pertandingan tersebut berpotensi menentukan posisi puncak klasemen sekaligus membuka jalan menuju kemungkinan duel besar melawan Argentina di babak berikutnya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar