Persib Depak Federico Barba, Bek Eks Liga Inggris Mike van der Hoorn Masuk Radar

- Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:00 WIB
Persib Depak Federico Barba, Bek Eks Liga Inggris Mike van der Hoorn Masuk Radar

Persib Bandung mulai merombak lini pertahanannya dengan mengakhiri kerja sama bersama Federico Barba setelah satu musim penuh kejayaan. Kini, nama bek asal Belanda yang pernah merasakan kerasnya Liga Inggris muncul sebagai kandidat pengganti, menandai dimulainya era baru di sektor belakang Pangeran Biru.

Federico Barba resmi tidak lagi berseragam Maung Bandung setelah klub dan pemain sepakat untuk tidak memperpanjang kontrak. Pengumuman tersebut disampaikan pada Jumat (19/6/2026) sore, sekaligus menandai kepergian pemain pertama setelah musim juara Super League 2025–2026.

Meski hanya berseragam Persib selama satu musim, Barba meninggalkan jejak yang mendalam di Kota Bandung. Ia menjadi bagian penting dalam upaya tim mempertahankan gelar dan mencatatkan sejarah sebagai juara tiga kali berturut-turut. Namanya kini tercatat dalam ingatan para Bobotoh sebagai salah satu pemain yang dikenang.

Dalam momen perpisahan, Persib menayangkan kembali pernyataan sang bek saat pertama kali tiba di Bandung. Barba kala itu menegaskan komitmennya dengan berkata, “Saya tidak pernah mengungkapkan banyak janji, janji saya hanyalah untuk bekerja keras untuk memberikan segalanya di atas lapangan.”

Janji itu benar-benar ia wujudkan sepanjang musim. Meskipun sempat diterpa isu ketidaknyamanan, Barba tetap tampil profesional dan menjadi andalan di lini belakang Maung Bandung.

Sempat beredar rumor bahwa Barba akan hengkang di tengah musim karena rasa rindu kepada keluarganya. Namun, manajemen Persib berhasil mempertahankannya hingga akhir kompetisi. Kondisi pun berubah setelah sang istri mulai betah tinggal di Bandung sejak paruh kedua musim.

Di atas lapangan, Barba menjelma menjadi sosok sentral di jantung pertahanan. Ia bukan sekadar bek, melainkan juga pemimpin yang menjaga stabilitas tim. Sepanjang Super League 2025–2026, ia mencatatkan 28 penampilan, lima gol, dan satu assist. Sementara itu, di ajang AFC Champions League Two, ia menyumbangkan satu assist dari tujuh laga.

Dalam salah satu pernyataannya, Barba sempat mengatakan, “Saya rasa ini (kerja keras) adalah hal terpenting, inilah yang ingin dilihat Bobotoh untuk memberikan segalanya, jersey ini harus basah oleh keringat.” Ia juga pernah menegaskan semangatnya saat awal bergabung, “Ini yang ingin saya lakukan, jadi jangan khawatir. Saya akan berjuang bersama kalian, ayo kita akan juara.”

Setelah kepergian Barba, Persib bergerak cepat mencari pengganti. Nama bek asal Belanda, Mike van der Hoorn, mencuat sebagai kandidat terkuat. Pemain berusia 33 tahun itu saat ini membela FC Utrecht di Eredivisie. Ia dikenal sebagai bek berpostur tinggi dan memiliki pengalaman luas di level Eropa, termasuk pernah bermain di Liga Inggris bersama Swansea City pada 2016.

Menariknya, di klub tersebut ia sempat satu tim dengan Jordi Amat yang kini bermain untuk Persija Jakarta. Karier van der Hoorn sendiri dimulai dari akademi FC Utrecht sebelum hijrah ke Ajax Amsterdam pada 2013. Bersama Ajax, ia meraih gelar Liga Belanda dan Piala Super Belanda, serta sempat tampil di Liga Champions. Saat ini, ia kembali memperkuat FC Utrecht dan tampil dalam 46 pertandingan musim lalu dengan catatan empat gol di semua kompetisi, termasuk Liga Eropa.

Kontrak van der Hoorn di Utrecht akan segera berakhir, membuka peluang besar bagi Persib untuk membawanya ke Bandung sebagai pengganti Barba di lini belakang. Dengan postur 1,90 meter dan jam terbang tinggi, ia dinilai mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan bek asal Italia tersebut.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar