Ronaldo Cetak Rekor Starter Tertua di Piala Dunia 2026, Portugal Ditahan Kongo

- Kamis, 18 Juni 2026 | 09:20 WIB
Ronaldo Cetak Rekor Starter Tertua di Piala Dunia 2026, Portugal Ditahan Kongo

Cristiano Ronaldo kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah Piala Dunia. Pada laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Portugal melawan Republik Demokratik Kongo, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB, megabintang berusia 41 tahun 132 hari itu langsung memecahkan rekor sebagai pemain outfield tertua yang menjadi starter di turnamen paling bergengsi di planet ini. Rekor tersebut resmi tercatat hanya satu detik setelah pertandingan dimulai.

Dengan turun sejak menit pertama, Ronaldo melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh mantan gelandang Timnas Kanada, Atiba Hutchinson. Hutchinson sebelumnya menjadi pemain non-kiper tertua yang tampil sebagai starter di Piala Dunia 2022 Qatar pada usia 39 tahun 292 hari. Capaian ini sekaligus menegaskan status Ronaldo sebagai ikon lintas generasi yang terus mendominasi panggung sepak bola dunia.

Partisipasi di edisi 2026 ini menandai penampilan keenam Ronaldo di Piala Dunia. Untuk merayakan pencapaian langka tersebut, ia mengenakan emblem khusus pada seragam timnas Portugal sebagai simbol dari enam kali keikutsertaannya di turnamen akbar empat tahunan itu. Laga kontra Republik Demokratik Kongo juga menjadi penampilan ke-229 Ronaldo bersama Portugal, dengan catatan 143 gol internasional yang telah ia lesakkan. Kontribusinya turut mengantar Portugal meraih gelar juara Piala Eropa 2016.

Meski memecahkan rekor sebagai pemain outfield tertua yang menjadi starter, Ronaldo belum menjadi pemain tertua yang pernah berlaga di Piala Dunia. Gelar tersebut masih dipegang oleh kiper legendaris Mesir, Essam El Hadary, yang tampil di Piala Dunia 2018 Rusia pada usia 45 tahun 161 hari saat menghadapi Arab Saudi. Di bawah El Hadary, ada nama kiper Kolombia, Faryd Mondragon, yang bermain selama lima menit di Piala Dunia 2014 Brasil pada usia 43 tahun 3 hari. Mondragon juga tercatat tampil di Piala Dunia 1994, menciptakan jarak dua dekade antara penampilan pertamanya dan terakhirnya.

Sementara itu, untuk kategori pemain outfield tertua yang pernah bermain di Piala Dunia secara keseluruhan, rekor sebelumnya dipegang legenda Kamerun, Roger Milla. Ia tampil pada usia 42 tahun 39 hari di Piala Dunia 1994 Amerika Serikat, meskipun seluruh penampilannya datang dari bangku cadangan.

Menjelang laga pembuka, pelatih Portugal, Roberto Martinez, menegaskan bahwa Ronaldo masih memiliki peran sentral di tim. Ia menyebut Ronaldo sebagai teladan ideal bagi dunia sepak bola.

“Dia adalah contoh dan referensi bagi sepak bola. Untuk semua anak-anak yang mulai mencintai olahraga, mengikuti teladan Cristiano Ronaldo merupakan hal yang luar biasa,” ujar Martinez.

Martinez juga menyoroti motivasi Ronaldo yang tak pernah padam di Piala Dunia keenamnya. “Ini adalah Piala Dunia keenamnya, tetapi secara internal terasa seperti Piala Dunia pertama bagi dia dari segi intensitas dan emosi, serta betapa pentingnya kesiapan dia untuk memimpin tim,” ucapnya.

“Di dalam tim, dia adalah pemain yang sangat vital karena dia pencetak gol, pemain di kotak penalti, dan pemain yang memiliki pergerakan untuk membuka ruang bagi rekan setim. Dalam permainan menyerang kami, statistiknya mencerminkan betapa penting perannya,” lanjut Martinez.

Pada pertandingan tersebut, Portugal memulai laga dengan sempurna setelah unggul pada menit keenam melalui gol Joao Neves. Namun keunggulan itu sirna setelah Yoane Wissa menyamakan kedudukan tepat menjelang akhir babak pertama.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar