Truk Rem Blong Tabrak Tiga Motor di Salatiga, Satu Tewas

- Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24 WIB
Truk Rem Blong Tabrak Tiga Motor di Salatiga, Satu Tewas

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026) malam. Sebuah truk tronton menabrak tiga sepeda motor, menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya.

Peristiwa itu berlangsung di depan Kantor BPBD Kota Salatiga, Kelurahan Kecandran, Kecamatan Sidomukti. Truk Dyno Tronton bernomor polisi B 9072 SM terlibat tabrakan dengan Honda Beat H 6609 TI, Honda Genio H 4984 OL, dan Honda Beat T 4657 ZB.

Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Henry Sulistyanta menjelaskan, truk yang dikemudikan D (48), warga Kepuh, Lemah Sugih, Majalengka, melaju dari arah Cebongan menuju Blotongan. Sesampainya di lokasi, diduga rem kendaraan mengalami gangguan sehingga truk oleng ke lajur kanan.

“Sesampainya di lokasi kejadian, diduga kendaraan mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga kendaraan oleng ke lajur sebelah kanan,” ujar Henry dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026).

Dari arah berlawanan, melaju tiga sepeda motor yang kemudian ditabrak truk tersebut. Akibatnya, empat orang menjadi korban. Satu orang meninggal dunia, satu luka berat, dan dua luka ringan.

“Akibat kecelakaan tersebut, empat orang menjadi korban. Satu orang meninggal dunia, satu orang mengalami luka berat, dan dua orang mengalami luka ringan,” jelasnya.

Korban meninggal adalah pengendara Honda Beat H 6609 TI, AY (30), warga Banyubiru, Kabupaten Semarang. Ia meninggal di lokasi kejadian akibat cedera kepala berat. Pemboncengnya, RD, mengalami memar di kepala dan patah tulang kaki kanan, dan kini dirawat di RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo Kota Salatiga.

Pengendara Honda Genio, LA (34), warga Tuntang, Kabupaten Semarang, mengalami luka di kepala dan kehilangan kesadaran. Sementara pengendara Honda Beat T 4657 ZB tidak dilaporkan mengalami luka.

“Untuk pengemudi truk Dyno Tronton mengalami luka sobek pada bagian mata dan wajah serta mendapatkan perawatan medis di RSUD Kota Salatiga,” ucap Henry.

Henry mengimbau pengemudi kendaraan berat untuk selalu memastikan kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, dalam keadaan baik. “Apabila terdapat gangguan teknis, segera lakukan pemeriksaan dan jangan memaksakan kendaraan untuk tetap berjalan,” tegasnya.

Kecelakaan ini kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Salatiga. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags