HARIAN, JEREZ – Suasana di paddock Moto3 Spanyol 2026 mulai memanas. Penggemar di Tanah Air, khususnya, sudah tidak sabar menanti aksi Veda Ega Pratama. Sore ini, Sirkuit Jerez bakal jadi saksi perjuangannya. Ini semacam momentum penebusan, setelah kemarin ia jatuh di kualifikasi dan harus start dari urutan ke-17.
Nah, soal sesi kualifikasi itu sendiri, ada nama Maximo Quiles yang tampil gilang-gemilang. Pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team ini mencatat waktu tercepat 1 menit 44,070 detik. Angka itu ternyata terlalu sulit untuk dikejar pembalap lain. Ia benar-benar sendirian di puncak.
David Munoz dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP sempat memimpin. Tapi, ya gitu, waktu Quiles akhirnya lebih unggul. Munoz pun harus puas di posisi kedua. Sementara itu, Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo menunjukkan performa solid. Ia mengamankan posisi ketiga, unggul tipis atas Joel Esteban dan rookie Brian Uriarte.
Persaingan Ketat dan Insiden di Tengah Sesi Kualifikasi
Persaingan sengit ternyata tidak cuma terjadi di barisan depan. Di posisi tengah, ketegangan juga terasa. Adrian Fernandez, misalnya. Ia sempat punya peluang merebut pole position, tapi nahas, kecelakaan di akhir sesi membuatnya harus puas di posisi keenam. Sayang sekali.
Melengkapi barisan 10 besar, ada Joel Kelso di urutan ketujuh, David Almansa di kedelapan, lalu Matteo Bertelle dan rookie Hakim Danish yang masing-masing duduk di posisi kesembilan dan kesepuluh. Cukup rapat, ya, persaingannya.
Veda Ega Pratama: Performa Menjanjikan Berujung Crash di Q2
Sekarang, mari kita bicara soal Veda. Pembalap Indonesia ini sebenarnya menunjukkan performa yang cukup menjanjikan sejak awal sesi kualifikasi. Ia berhasil menembus Q2 setelah finis kedua di Q1. Lumayan, kan?
Begitu masuk Q2, Veda langsung tancap gas. Ia bahkan sempat bertahan di posisi enam besar untuk waktu yang cukup lama. Itu menandakan ia mampu bersaing dengan pembalap papan atas Moto3. Tidak main-main.
Tapi, nahas. Di lap penentuan menjelang akhir sesi, saat sedang mencoba time attack di sektor ketiga, Veda mengalami highside dan terjatuh. Keras. Jantung sempat berdebar, tapi untungnya ia bisa bangkit dan berjalan meninggalkan lintasan tanpa cedera serius. Syukurlah.
Akibat insiden itu, Veda harus puas di posisi ke-17. Ia akan memulai balapan dari baris tengah bukan posisi ideal, jelas. Tantangan besar menantinya untuk bisa meraih poin.
“Hari ini bukanlah hari yang cukup bagus buat saya, saya mengalami crash di sesi kualifikasi,” kata Veda.
“Saya membuat kesalahan karena mencoba untuk kembali, saya sedikit out karena saya dalam hot lap di lap itu.”
“Saya melakukan kesalahan dan akhirnya saya slide dan terjatuh.”
“Saya akan memulai start dari posisi ke-17, tetapi saya punya kepercayaan diri untuk memulai balapan nanti karena memang saya sudah menemukan settingan terbaik, tapi hanya saya belum bisa melakukan clear lap pada sesi kualifikasi,” jelasnya.
Harapan dan Tantangan di Balapan Moto3 Spanyol 2026
Meski posisi start kurang ideal, performa awal Veda di Q2 tadi sebenarnya jadi modal penting. Kecepatan dan keberaniannya memberi secercah harapan. Ia bisa tampil kompetitif nanti, asal… ya, asal tidak ada kesalahan lagi.
Balapan Moto3 Spanyol 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung besok, Minggu (26/4/2026), pukul 16.00 WIB. Semua mata akan tertuju pada Maximo Quiles mampukah ia mempertahankan dominasinya? Atau justru akan ada kejutan?
Di sisi lain, perjuangan Veda Ega Pratama dari posisi ke-17 ini layak dinantikan. Jika ia tampil konsisten dan bisa menghindari kesalahan, peluang meraih poin tetap terbuka lebar. Tidak mustahil.
Sirkuit Jerez memang dikenal sebagai trek yang menuntut presisi tinggi dan mental kuat. Sedikit saja salah, bisa berakibat fatal seperti yang dialami Veda di sesi kualifikasi. Trek ini tidak kenal ampun.
Segalanya akan ditentukan saat lampu start padam. Akankah Veda bangkit dari keterpurukan? Atau justru kembali menghadapi tantangan berat di lintasan? Kita tunggu saja.
Artikel Terkait
PSM Makassar Tampil dengan Lini Belakang Terlengkap saat Hadapi Bali United
Timnas Indonesia Uji Kekuatan Lawan Oman di FIFA Matchday Jelang Piala AFF 2026
Tiga Pemain Persib, Thom Haye, Marc Klok, dan Saddil Ramdani, Dipanggil Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026
Megawati Hangestri Satu-satunya Pemain Lokal di 10 Besar Top Skor Proliga 2026, JPE Juara