BIRMINGHAM Babak pembuka All England 2026 akhirnya beres. Hasilnya? Bisa dibilang cukup menggembirakan untuk kontingen Indonesia. Dari 14 wakil yang turun, sepuluh di antaranya berhasil melaju ke babak 16 besar. Sayangnya, empat pebulutangkis lainnya harus angkat koper lebih dini.
Perjalanan mereka di babak pertama tentu beragam. Ada yang menang dengan mulus, ada pula yang harus berjuang mati-matian sampai tiga gim. Bahkan, satu kemenangan didapat karena lawan mengalami cedera. Tapi ya, dalam olahraga tingkat tinggi seperti ini, semua itu bagian dari perjuangan.
Mari kita runut satu per satu.
Tunggal Putra
Alwi Farhan memulai turnamen dengan perlawanan sengit. Melawan Ayush Shetty dari India, ia sempat kehilangan gim pertama. Tapi Alwi bangkit. Dengan permainan menyerang, ia berbalik menguasai dua gim berikutnya dan menang 19-21, 21-9, 21-17.
Jonatan Christie juga harus bekerja keras. Setelah menggulung Jason Teh dari Singapura di gim pertama, Jojo sempat kehilangan momentum di gim kedua. Untungnya, ia bisa mengendalikan permainan di gim penentu dan menutup pertandingan 21-11, 10-21, 21-15.
Tunggal Putri
Nasib kurang beruntung dialami Mia Blichfeldt. Petenis Denmark itu cedera saat skor baru 11-1 untuk keunggulan Putri Kusuma Wardani. Alhasil, Putri K. Wardani pun melangkah tanpa perlawanan lebih lanjut.
Ganda Putra
Di sektor ini, hasilnya beragam. Pasangan Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat tampil dominan, mengalahkan wakil Chinese Taipei dengan dua gim langsung, 21-10, 21-16.
Alfian/Fikri juga tak kalah impresif. Mereka menaklukkan duo Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, dengan skor 21-9, 21-17.
Tapi, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana harus mengakui keunggulan Lee/Yang dari Chinese Taipei. Mereka kalah dalam dua gim ketat, 13-21, 19-21.
Lain cerita dengan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Mereka nyaris tersingkir, tapi berhasil bangkit dari ketertinggalan. Setelah kalah di gim pertama, mereka memaksakan gim ketiga dan menang tipis 17-21, 21-12, 21-19 atas Kang/Ki dari Korea Selatan.
Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani takluk dari pasangan Prancis, Popov bersaudara. Mereka kalah dua gim langsung dengan skor 12-21, 12-21.
Ganda Putri
Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti meraih kemenangan meyakinkan atas Hsu/Sung dari Chinese Taipei, 21-16, 22-20.
Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspita Sari harus berjibaku tiga gim melawan pasangan Ukraina. Setelah kalah di gim pembuka, mereka bangkit dan menang 19-21, 21-15, 21-19.
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum tak sanggup melawan keperkasaan unggulan China, Jia Yifan/Zhang Shuxian. Mereka kalah 16-21, 17-21.
Ganda Campuran
Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu mencuri perhatian. Mereka berhasil mengalahkan pasangan China, Gao/Wu, dengan skor 24-22, 21-13. Gim pertama benar-benar pertarungan sengit.
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah juga sukses melangkah. Mereka mengatasi perlawanan pasangan Jerman, Seidel/Nguyen, dengan dua gim langsung 21-17, 21-14.
Sedangkan untuk pasangan campuran Terry Hee/Gloria Emanuelle Widjaja, perjuangan mereka harus terhenti. Meski sempat memimpin, mereka akhirnya takluk dari unggulan pertama asal China, Feng/Huang, dengan skor 21-18, 18-21, 19-21. Pertarungan yang sungguh sayang untuk dilewatkan.
Begitulah cuplikan hari pertama. Sepuluh wakil masih bertahan. Perjalanan masih panjang, dan tantangan di babak 16 besar pasti akan lebih berat lagi.
Artikel Terkait
AC Milan Kembali ke Jalur Kemenangan, Geser ke Posisi Dua Serie A
Persib Tekan Gas di Serang, Puncak Klasemen Super League 2025-2026 Dipertaruhkan
Persik Kediri Kalahkan Persita 1-0 Berkat Gol Jon Toral
Mauricio Souza Kritik Kreativitas Lini Depan Meski Persija Taklukkan PSBS Biak