MURIANETWORK.COM - Malut United FC akan berusaha meraih kemenangan penuh dalam laga tandang melawan Semen Padang di Stadion H. Agus Salim, Padang, Jumat (20 Februari 2026) malam. Pertandingan pekan awal Ramadan ini menjadi krusial bagi kedua tim. Malut, yang saat ini bercokol di posisi keempat klasemen dengan 40 poin, bertekad mempertahankan zona empat besar, sementara Semen Padang di dasar klasemen sangat membutuhkan angka untuk keluar dari zona degradasi.
Target Tiga Poin di Kandang Lawan
Memasuki fase akhir persaingan, setiap pertandingan bagi Malut United memiliki bobot yang sangat tinggi. Meski secara statistik dan posisi klasemen lebih diunggulkan, pelatih Hendri Susilo menekankan agar anak asuhnya tidak boleh sedikit pun meremehkan tuan rumah. Tekanan untuk menjaga posisi empat besar harus diimbangi dengan fokus dan kesiapan mental yang matang di lapangan.
Hendri Susilo secara khusus mengingatkan bahwa semua tim, terlepas dari posisinya, pasti menginginkan kemenangan. Dalam situasi seperti ini, kewaspadaan terhadap setiap pemain lawan mutlak diperlukan.
"Kami mewaspadai semua pemain Semen Padang. Saya selalu mengingatkan kepada pemain saat ini semua tim ingin menang," tegasnya.
Dia melanjutkan bahwa dalam laga berintensitas tinggi, konsentrasi adalah kunci. Satu momen lengah atau kesalahan kecil bisa berakibat fatal dan merugikan perjalanan tim.
"Untuk itu, jika kami tidak siap dan tidak fokus bisa terpeleset lagi,” lanjut Hendri.
Menjaga Performa di Awal Ramadan
Laga yang digelar pada malam hari di awal bulan Ramadan menjadi faktor lain yang perlu diantisipasi. Pelatih Hendri Susilo mengakui bahwa ada proses adaptasi yang harus dilalui para pemainnya terkait perubahan pola istirahat dan asupan energi. Namun, dia yakin profesionalisme skuadnya mampu mengatasi tantangan ini tanpa menjadikannya alasan untuk penurunan performa.
"Mungkin ada sedikit adaptasi karena bermain malam hari. Namun, hal ini bukan menjadi kendala karena pemain kami profesional yang bisa mengatasi situasi tersebut,” ungkapnya.
Di sisi lain, situasi Semen Padang justru bisa menjadi bumerang bagi Malut United. Tim berjuluk Kabau Sirah itu, yang hanya mengoleksi 15 poin dan terperangkap di posisi ke-16, akan bermain dengan mental "nothing to lose" di depan pendukungnya. Mereka pasti akan memberikan perlawanan maksimal demi meraih poin penyelamat, yang tentu saja menambah tensi pertandingan.
Duel Penuh Tekanan di Agus Salim
Stadion H. Agus Salim diprediksi akan menyajikan atmosfer yang mencekam. Bagi Malut United, laga ini adalah ujian nyata konsistensi dan mental juara untuk bertahan di papan atas. Sementara bagi Semen Padang, ini adalah pertaruhan untuk bertahan hidup di kompetisi. Perbedaan motivasi ini akan terlihat jelas di lapangan, di mana Malut dituntut untuk bisa mengendalikan permainan dan mengatasi tekanan dari lawan yang sedang terdesak.
Hasil pertandingan nanti akan sangat menentukan peta persaingan. Tiga poin akan semakin mengokohkan posisi Malut United dalam perburuan klasemen, sekaligus menjadi pukulan telak bagi upaya kebangkitan Semen Padang.
Artikel Terkait
Xabi Alonso Tolak Tawaran Latih Marseille, Nilai Situasi Klub Belum Stabil
Debut Ganda Campuran Baru PBSI Tertunda Imbas Penundaan Dua Turnamen Sri Lanka
Rian Agung Saputro: Dari Medali Perak Dunia ke Perjalanan Hijrah dan Ketenangan Spiritual
Posisi Rafa Benitez di Panathinaikos Terancam Usai Performa Mengecewakan