MURIANETWORK.COM - Mantan pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, memilih untuk tidak menerima tawaran untuk melatih Olympique Marseille. Keputusan ini diambil sang pelatih Spanyol hanya beberapa hari setelah dipecat oleh Real Madrid menyusul kekalahan dalam derbi El Clasico di ajang Supercopa de Espana pada 11 Januari lalu. Alonso menilai situasi internal klub asal Prancis itu belum stabil untuk segera dia tangani.
Masa Singkat di Real Madrid
Xabi Alonso baru saja ditunjuk untuk mengisi kursi kepelatihan Real Madrid pada Mei tahun lalu, menggantikan Carlo Ancelotti. Namun, masa jabatannya di Santiago Bernabeu berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan. Dia gagal menuntaskan satu musim penuh bersama Los Blancos.
Kekalahan dari Barcelona di final Supercopa de Espana menjadi titik balik. Sehari setelah pertandingan tersebut, manajemen klub secara resmi mengumumkan pemecatan Alonso. Berbagai laporan media menyebutkan, keputusan itu turut dipicu oleh sejumlah pemain yang kurang sepenuhnya menerima metode pelatihan yang dia terapkan. Posisinya kemudian diambil alih oleh Alvaro Arbeloa, yang kini berhasil membawa Real Madrid memuncaki klasemen La Liga.
Alasan Menolak Tawaran Marseille
Setelah berstatus tanpa klub, nama Xabi Alonso langsung dikaitkan dengan beberapa lowongan pelatih. Salah satu tawaran konkret datang dari Olympique Marseille, yang sedang mencari pengganti untuk Roberto De Zerbi. Pelatih asal Italia itu meninggalkan klub berdasarkan kesepakatan bersama, tak lama setelah Marseille tersingkir dari Liga Champions.
Kekalahan telak 0-5 dari Paris Saint-Germain menjadi laga pamungkas De Zerbi, meninggalkan kursi pelatih di Stade Velodrome kosong. Namun, ketika tawaran itu disampaikan, Alonso memilih untuk menolaknya.
Menurut informasi yang beredar, Alonso menilai kondisi internal Marseille saat itu terlalu kacau dan tidak stabil untuk langsung dia tangani. Situasi klub memang sedang bergejolak, ditandai dengan mundurnya direktur olahraga Mehdi Benatia, yang kemudian kembali menjabat hanya sampai akhir musim.
Babak Baru Marseille dan Masa Depan Alonso
Menanggapi penolakan Alonso, manajemen Marseille akhirnya mengambil keputusan lain. Mereka menunjuk mantan pemain kebanggaan mereka, Habib Beye, yang memiliki 167 penampilan untuk klub. Beye, yang baru saja dipecat Rennes, mendapat kontrak hingga 2027 dan akan memulai tugasnya dengan laga tandang melawan Brest.
Di bawah kepemimpinan baru ini, Marseille yang saat ini berada di posisi keempat klasemen Ligue 1, berusaha mengejar ketertinggalan 12 poin dari puncak. Sementara itu, spekulasi mengenai masa depan Xabi Alonso masih berlanjut. Namanya kerap disebut-sebut berpotensi kembali ke Liverpool, meski klub asal Inggris itu saat ini tetap memberikan dukungan penuh kepada pelatih mereka, Arne Slot.
Artikel Terkait
Spalletti Siap Singkirkan Enam Pemain Juventus Jika Bertahan Musim Depan
Debut Ganda Campuran Baru PBSI Tertunda Imbas Penundaan Dua Turnamen Sri Lanka
Malut United Targetkan Poin Penuh Lawan Semen Padang di Laga Awal Ramadan
Rian Agung Saputro: Dari Medali Perak Dunia ke Perjalanan Hijrah dan Ketenangan Spiritual