MURIANETWORK.COM - Janice Tjen mencatatkan prestasi bersejarah dengan melaju ke babak 16 besar Dubai Championships, sebuah turnamen bergengsi kategori WTA 1000. Hasil gemilang ini tidak hanya menghentak dunia tenis, tetapi juga melambungkan peringkatnya ke posisi 40 besar dunia untuk pertama kalinya, mendekati rekor legenda tenis Indonesia, Yayuk Basuki.
Perjalanan Gemilang di Dubai
Langkah Janice di Dubai dimulai dengan keyakinan tinggi. Di babak pertama, ia berhasil mengatasi tekanan dan mengalahkan Dayana Yastremska dengan permainan yang terkontrol, skor 6-4, 6-1. Momentum positif ini terbawa ke pertandingan berikutnya, di mana ia berhadapan dengan petenis tangguh, Leylah Fernandez. Dalam laga ketat yang penuh adu mental, Janice tampil lebih solid.
Ia memenangkan pertarungan sengit itu dengan skor 7-6(7-5), 6-4, sebuah kemenangan yang membuktikan ketangguhannya menghadapi pemain papan atas.
Terhenti di Tangan Unggulan
Perjalanan spektakulernya akhirnya terhenti di babak 16 besar. Janice harus mengakui keunggulan Amanda Anisimova, unggulan kedua turnamen, yang bermain sangat agresif. Meski kalah dengan skor 6-1, 6-3, penampilan Janice sepanjang turnamen telah menarik perhatian banyak pengamat. Kualitas pukulan dan mental bertarungnya di lapangan mendapat pujian, menunjukkan bahwa kekalahan ini lebih karena kualitas lawan yang sedang berada di puncak performa.
Lompatan Peringkat Bersejarah
Poin yang berhasil dikumpulkan dari kemenangannya di Dubai memberikan dampak langsung. Dalam WTA Live Ranking, posisi Janice melonjak dari peringkat 46 ke posisi 37 dunia. Ini sekaligus menjadi catatan tertinggi dalam karier profesionalnya sejauh ini.
Perlu dipahami bahwa WTA Live Ranking adalah perhitungan sementara. Peringkat resmi baru akan diumumkan oleh WTA pada hari Senin mendatang. Namun, lonjakan ini tetap menjadi indikator nyata dari kemajuan pesat yang ia buat dalam beberapa pekan terakhir.
Mendekati Jejak Sang Legenda
Pencapaian ini membawa Janice semakin dekat dengan rekor Yayuk Basuki, yang pernah menembus 20 besar dunia. Jarak yang kini semakin tipis membuat target itu terasa lebih realistis. Observasi dari lapangan menunjukkan bahwa kunci utamanya adalah konsistensi. Jika Janice mampu mempertahankan level permainan dan mentalitas kompetitifnya di turnamen-turnamen besar berikutnya, sejarah baru tenis Indonesia sangat mungkin tercipta.
Bagi komunitas tenis dalam negeri, penampilan Janice di Dubai seperti angin segar. Prestasi ini bukan sekadar kemenangan individu, melainkan sinyal kuat bahwa tenis Indonesia memiliki bibit yang mampu bersaing di tingkat elit global. Momentum ini tentu perlu dijaga.
Dengan kepercayaan diri yang kini membumbung tinggi, Janice Tjen diproyeksikan akan terus menjadi ancaman serius di setiap turnamen yang diikutinya. Setiap langkahnya ke depan akan diawasi, tidak hanya oleh pendukungnya di Tanah Air, tetapi juga oleh rival-rivalnya di seluruh dunia.
Artikel Terkait
Allegri Ledak Fabregas: Kamu Anak-Anak, Baru Mulai Melatih Kemarin!
Persib Tersingkir dari ACL2, Adam Alis dan Beckham Putra: Terima Kasih Asia, Kami Akan Kembali
Indonesia Tuan Rumah Kejuaraan Anggar Kadet dan Junior Asia 2026, Turunkan 48 Atlet
Pemasok Jersey Timnas Indonesia Gugat Erspo ke PKPU Atas Tunggakan Rp2 Miliar