Melihat situasi yang mulai tidak terkendali, para pemain Ratchaburi FC yang sedang berada di pinggir lapangan memilih untuk segera berlari masuk ke dalam terowongan stadion. Mereka berusaha menghindari kontak dengan kerumunan demi keamanan.
Rentetan Ketegangan Sejak Pertemuan Pertama
Atmosfer panas dalam duel ini sebenarnya sudah terasa sejak leg pertama di Thailand. Kekalahan 0-3 di kandang lawan diwarnai dengan laporan bentrokan antara pendukung kedua tim. Media Thailand, Siamsport, melaporkan bahwa ketegangan dipicu oleh saling ejek yang berlangsung sepanjang laga.
Menjelang leg kedua di Bandung, situasi semakin memanas. Hotel tempat menginap pemain Ratchaburi FC dilaporkan mendapat teror pelemparan petasan. Insiden ini menambah daftar panjang ketegangan yang menyelimuti kedua pertemuan tersebut, mengubah rivalitas di lapangan menjadi situasi yang sarat emosi di luar lapangan.
Dengan demikian, perjalanan Persib di turnamen Asia kali ini berakhir dengan dua rasa: kekecewaan atas hasil agregat dan keprihatinan atas insiden yang mengotori sportivitas. Tim asal Kota Kembang harus merelakan langkah Ratchaburi FC yang tampil lebih konsisten di kedua pertemuan.
Artikel Terkait
Pelatih Hector Souto Akui Persiapan Timnas Futsal Indonesia untuk Piala AFF 2026 Sangat Mepet
FIGC Krisis, Paolo Maldini Disebut Sebagai Calon Utama Presiden Baru
Hodak Tegaskan Sembilan Laga Sisa Sebagai Final Penentu Gelar Juara
Bos Aprilia Peringatkan Timnya Jangan Lengah Meski Puncaki Klasemen MotoGP