MURIANETWORK.COM - PSM Makassar menghadapi ujian berat jelang pertandingan tandang melawan Persija Jakarta di pekan ke-22 Liga 1 2025/2026. Tim asal Sulawesi Selatan itu dipastikan kehilangan dua pilar pentingnya, bek Gledson Paixao dan gelandang Victor Luiz, dalam laga yang digelar di Jakarta International Stadium (JIS), Jumat (20 Februari 2026) mendatang. Absennya dua pemain kunci ini menjadi tantangan serius bagi pelatih Tomas Trucha dalam menyusun strategi untuk meraih poin di markas sang lawan.
Dua Pukulan Telak Bagi Skuad Juku Eja
Masalah dimulai dari laga sebelumnya, saat PSM takluk dari Dewa United. Gledson Paixao harus ditarik keluar lebih awal dari lapangan. Pelatih Tomas Trucha kemudian mengonfirmasi bahwa pergantian itu bukan bagian dari taktik, melainkan karena cedera yang dialami pemain bernomor punggung 40 tersebut.
“Dia sendiri yang meminta diganti karena merasa sakit. Kami masih menunggu perkembangan medisnya, namun peluangnya tampil melawan Persija sangat tipis,” jelas Trucha dalam konferensi pers.
Masalah semakin kompleks dengan absennya Victor Luiz. Pemain asal Brasil itu mendapatkan kartu merah setelah wasit meninjau ulang insiden pelanggaran terhadap Ricky Kambuaya. Keputusan tersebut bersifat final, memaksa Victor menjalani hukuman skorsing di laga yang sangat krusial ini.
Ujian Taktik di Kandang Jakmania
Laga ini kemungkinan besar akan dipindahkan ke Jakarta International Stadium (JIS), karena Stadion Utama Gelora Bung Karno sedang disterilkan untuk persiapan turnamen FIFA Series. Perpindahan venue ini menambah daftar tantangan bagi PSM. Bermain di hadapan ribuan suporter Persija di JIS, dengan komposisi pemain yang tidak lengkap, akan menguji mental dan kedisiplinan taktik anak asuh Tomas Trucha.
Analisis Kekosongan di Lini Belakang
Kehilangan Gledson Paixao adalah pukulan signifikan untuk sektor pertahanan. Sebagai komando lini belakang, ketiadaan Gledson berpotensi mengacaukan organisasi pertahanan. Ananda Raehan, yang menggantikan posisinya di laga lalu, kemungkinan akan kembali diturunkan dan dituntut untuk tampil dengan konsentrasi ekstra.
Sementara itu, absennya Victor Luiz diperkirakan akan memperlambat transisi permainan PSM. Peran Victor yang agresif dalam merebut bola dan memulai serangan balik akan sangat dirindukan. Ketiadaan kedua pemain Brasil ini memaksa pelatih untuk mencari formula baru, baik dalam formasi maupun penugasan individu, untuk menutupi lubang yang ditinggalkan.
Situasi ini jelas tidak ideal. Namun, dalam sepak bola, krisis seperti ini sering kali menjadi momen bagi pemain lain untuk bangkit dan bagi seorang pelatih untuk menunjukkan keahliannya dalam mengatur strategi. Tomas Trucha dan sisa skuad PSM Makassar ditantang untuk membuktikan ketangguhan mereka di tengah kondisi yang kurang menguntungkan.
Artikel Terkait
Persebaya Peringkat Tiga Klasemen Tandang Liga Super, Pertahanan Lebih Baik dari Persib dan Borneo
Inter Milan Waspadai Ancaman Bodo/Glimt di Play-off Liga Champions
Tiga Drama Cinta yang Guncang Dunia Bulu Tangkis
Stoner Prediksi Marquez Akan Dominan MotoGP 2026 Usai Kuasai Ducati