MURIANETWORK.COM - Manchester United dikabarkan tengah mengincar dua pemain belakang Serie A, Federico Dimarco dari Inter Milan dan Pierre Kalulu dari AC Milan. Klub asal Inggris itu bahkan disebut telah mengirimkan perwakilannya untuk menyaksikan langsung performa kedua pemain tersebut dalam laga sengit Inter kontra Juventus di Stadion San Siro, Sabtu malam lalu. Langkah ini menandai persiapan United dalam merancang perombakan skuad, terutama di lini pertahanan, menjelang jendela transfer musim panas mendatang.
Misi Pengamatan di San Siro
Kehadiran utusan Setan Merah di tribun San Siro bukanlah tanpa tujuan. Pertandingan big match antara Inter dan Juventus menjadi kesempatan ideal untuk menilai kualitas dan mentalitas pemain di bawah tekanan. Laporan dari media Italia mengonfirmasi bahwa dua nama yang menjadi sorotan utama adalah Federico Dimarco dan Pierre Kalulu. Keduanya dianggap cocok memenuhi kebutuhan MU untuk menambah kedalaman dan kualitas di sektor pertahanan, yang telah menjadi perhatian sepanjang musim ini.
Jendela transfer Januari yang sepi dari aktivitas besar-besaran dari United semakin menguatkan spekulasi bahwa klub sedang menyiapkan dana dan strategi untuk bursa musim panas. Dengan situasi tim yang mulai stabil di bawah kendali interim Michael Carrick, manajemen kini memiliki ruang lebih leluasa untuk mengidentifikasi dan mengejar target-target utama mereka.
Federico Dimarco: Target Utama di Sisi Kiri
Di antara dua pemain yang diamati, nama Federico Dimarco disebut-sebut mendapatkan prioritas lebih tinggi. Bek kiri andalan Inter Milan itu dinilai memiliki profil yang ideal untuk memperkuat sayap kiri pertahanan MU. Kemampuannya dalam membangun serangan dari belakang, akurasi umpan silang, dan ketajaman bola mati merupakan aset berharga.
Buktinya terlihat jelas dalam laga tersebut. Dimarco tampil sangat menonjol dan menjadi penggerak penting serangan Inter. Ia berhasil mencetak satu assist dan secara aktif menciptakan empat peluang berbahaya bagi rekan-rekannya, menunjukkan kontribusi ofensif yang signifikan dari posisi bek.
Pierre Kalulu: Opsi Fleksibel di Lini Belakang
Sementara itu, Pierre Kalulu dari AC Milan menawarkan kelebihan yang berbeda: fleksibilitas. Pemain muda asal Prancis itu mampu beroperasi dengan nyaman baik sebagai bek tengah maupun bek kanan. Kemampuan beradaptasi ini tentu sangat berharga bagi sebuah skuad yang harus menjalani kompetisi padat, karena memberikan opsi taktis lebih banyak bagi pelatih.
Sayangnya, malam itu bukanlah malam terbaik bagi Kalulu. Ia justru mendapat dua kartu kuning di babak pertama, yang berujung pada kartu merah dan memaksanya meninggalkan lapangan lebih awal. Meski performanya dalam pertandingan itu kurang beruntung, kualitasnya secara keseluruhan selama musim ini tetap membuatnya menjadi pemain yang menarik perhatian.
Langkah Selanjutnya Menuju Musim Panas
Hingga saat ini, tentu saja belum ada keputusan resmi atau penawaran konkret yang diajukan Manchester United. Pengamatan langsung ini merupakan bagian dari proses due diligence yang wajar dilakukan klub-klub top sebelum memutuskan untuk melangkah lebih jauh.
Namun, kebutuhan untuk merekrut bek sayap berkualitas, terutama di sisi kiri, memang terlihat mendesak. Performa tim yang fluktuatif di sektor pertahanan sering kali menjadi titik lemah. Oleh karena itu, meski masih awal, minat terhadap Dimarco dan Kalulu ini menunjukkan arah perekrutan yang lebih terfokus dan berbasis data, sebagai upaya membangun fondasi tim yang lebih solid untuk musim-musim mendatang.
Artikel Terkait
Rekan Setim Desak Manchester United Perpanjang Kontrak Harry Maguire
Pelatih Persija Pilih Dony Tri Pamungkas, Shayne Pattynama Jadi Cadangan Lawan Bali United
Wayne Rooney Buka Peluang Kembali ke Manchester United sebagai Asisten Pelatih
Persija Kembali ke JIS untuk Hadapi PSM Setelah Masa Nomaden