Ricis Buka Suara: Kondisi Korban Banjir Sumatra Masih Sangat Kritis

- Minggu, 07 Desember 2025 | 09:15 WIB
Ricis Buka Suara: Kondisi Korban Banjir Sumatra Masih Sangat Kritis

Ria Ricis baru saja kembali dari Sumatra. Bukan untuk konten atau liburan, melainkan untuk sebuah misi kemanusiaan di wilayah yang porak-poranda diterjang bencana. Bersama Dompet Dhuafa, YouTuber yang akrab disapa Ricis ini terjun langsung melihat kondisi korban dan menyalurkan bantuan.

Pertemuannya dengan media pada Sabtu lalu (6/12/2025) membuka tabir soal situasi sebenarnya di lapangan. Menurut Ricis, kabar bahwa banjir mulai surut tak sepenuhnya menggambarkan realita. Keadaannya masih kritis, bahkan memprihatinkan.

"Alhamdulillah bareng Dompet Dhuafa dan seperti yang kita tahu di sana juga ternyata kondisinya masih amat sangat kritis ya," ujarnya.

Ia pun meluruskan. Memang, di beberapa titik air sudah mulai menyusut. Tapi itu bukan berarti semuanya beres. Justru, pemandangan yang ia saksikan sungguh menyayat hati.

"Kalau misalnya orang-orang bilang mungkin sebagian ada yang sudah surut, sebagian ada yang sudah selesai, memang sudah sebagian. Tapi memang waktu kita sembari jalan pulang atau sembari keliling, masih banyak juga yang ternyata rumahnya hanyut, keluarganya hilang," ungkap Ricis, suaranya terdengar berat.

Di sisi lain, kebutuhan dasar para pengungsi terutama anak-anak masih sangat jauh dari kata layak. Akses terhadap makanan bergizi dan pakaian bersih masih jadi barang langka di tenda-tenda pengungsian.

Medan Berat dan Jalan yang Terputus

Perjalanan menuju lokasi bencana sendiri bukan perkara mudah. Ricis bercerita, rintangan terbesar justru ada di jalur darat. Setelah turun dari pesawat, timnya langsung dihadapkan pada genangan banjir yang sulit ditembus.

"Rintangannya jalur darat aja sih. Jadi dari turun pesawat, banjirnya itu memang ternyata sangat sulit dilewati. Kayak misalkan kemarin kita pakai mobil itu emang susah banget," jelasnya.

Infrastruktur rusak parah. Jalanan berlumpur tebal, bahkan ada yang terputus sama sekali. Yang lebih memilukan, fasilitas penunjang hidup dasar pun mati. Listrik padam, air bersih nyaris tak ada.

"Bahkan ada yang listrik masih belum ada, air bersih belum ada. Jadi memang masih amat sangat minim sekali bantuan di daerah yang kemarin kita datengin," tambah adik Oki Setiana Dewi itu.

Menyelipkan Waktu di Tengah Keriuhan

Padatnya jadwal kerja tak menyurutkan niatnya. Ricis rela mengambil cuti mendadak demi misi ini. Waktunya memang terbatas, cuma satu hari di wilayah Padang, tapi ia manfaatkan sepenuhnya.

"Kemarin kita satu hari aja, karena memang ada beberapa jadwal aku juga yang belum bisa digeser-geser. Karena kan kemarin juga perginya mendadak. Jadi ternyata dikasih izin libur kerja sehari, kita pakai untuk mengunjungi saudara-saudara kita," tuturnya.

Pengalaman singkat itu rupanya meninggalkan kesan yang dalam. Di akhir perbincangan, Ricis tak lupa mengajak semua pihak untuk terus berdoa. Harapannya satu: banjir cepat surut dan bencana susulan tak lagi menerpa.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar