"Tackle Giuliano pada Balde itu jelas kartu merah. Keputusan-keputusan yang seharusnya mudah, kok selalu berakhir merugikan kami," tambahnya.
Soal kartu merah yang ia terima sendiri, Garcia mencoba menjelaskan. "Saya cuma terpeleset. Dan dia juga memukul saya," katanya, berusaha meredam tanggung jawab atas insiden itu.
Di balik semua kekecewaan, Garcia berusaha mengambil sisi positif. Ia mencoba melihat ini sebagai pelajaran berharga bagi skuad muda Barcelona.
"Kita harus belajar dari ini. Kami memang punya bakat, tapi masih sangat muda. Masih panjang jalan yang harus ditempuh," ucapnya.
"Justru pertandingan seperti ini pengingat yang baik. Agar kita terus berusaha jadi lebih baik."
Meski tertinggal jauh, semangatnya belum sepenuhnya padam. Garcia mencoba menyalakan sedikit harapan untuk leg kedua nanti.
"Masih ada 90 menit di kandang. Ditemani suporter kita. Saya yakin kami punya pemain dan tim yang cukup bagus untuk bangkit," tegasnya penuh keyakinan.
"Dengan dukungan penuh dari fans, saya percaya kita bisa melakukan sesuatu yang spesial."
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Kalah Tipis dari Bulgaria di Final FIFA Series, Verdonk: Kami Tampil Lebih Baik
PSIS Semarang Hajar Persipal 6-1, Keluar dari Zona Degradasi
Tuchel Kecewa, Tapi Pahami Alasan Delapan Pemain Mundur dari Skuad Inggris
Timnas Indonesia Tertinggal dari Bulgaria di Babak Pertama Final FIFA Series