Jakarta bakal ramai lagi awal tahun depan. Pasalnya, Nusantara International Convention Exhibition (NICE) di PIK 2 akan jadi tuan rumah Carabao International Open 2026, sebuah turnamen biliar kelas dunia. Acara yang digelar mulai 4 sampai 8 Februari itu bukan cuma sekadar pertandingan biasa. Ini bagian dari World Nineball Tour, lho. Jadi, skalanya benar-benar internasional.
Dukungan pun datang dari pemerintah. Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat, secara terbuka mendorong ajang ini. Menurutnya, event semacam ini bisa jadi pintu strategis buat mengembangkan sport tourism di Indonesia. Dampaknya diharapkan bakal luas, nggak cuma buat prestasi olahraga, tapi juga promosi pariwisata nasional.
“Mudah-mudahan ini menjadi salah satu pintu masuk untuk event besar lainnya di Indonesia ke depannya bakal bertambah lagi,”
kata Taufik saat ditemui di Angle Heritage, PIK 2, Selasa lalu.
Turnamennya sendiri bakal diikuti sekitar 21 negara. Beberapa nama besar dunia sudah dipastikan turun, seperti Jeff De Luna dari Filipina, Mickey Krause asal Denmark, dan Aloysius Yapp dari Singapura. Kehadiran mereka tentu jadi tantangan sekaligus pelajaran berharga buat atlet lokal yang ingin merasakan atmosfer kompetisi level tertinggi.
Yang menarik, format pertandingannya nggak cuma buat atlet profesional. Ada tiga kategori utama yang dipertandingkan: Carabao International Open untuk senior, Carabao Junior International Open untuk atlet muda, dan bahkan ada Carabao International Celebrity Billiards yang melibatkan figur publik. Jadi, ruangnya luas banget.
Nah, soal kategori junior ini, Taufik punya harapan besar. Dia melihatnya sebagai sarana edukasi dan inspirasi.
Artikel Terkait
Debut Indonesia di BATC 2026: Rachel/Febi dan Ester Gemilang Atasi Hong Kong
Souto Masam Meski Bawa Timnas Futsal Indonesia Pecahkan Rekor
Embargo FIFA Terangkat, PSM Makassar Siapkan Dua Senjata Baru
Persib Berburu Bomber Spanyol, Dua Pemain Asing Diambang Kepergian