BARCELONA Kesibukannya di Manchester City tak menghalangi Pep Guardiola untuk pulang ke Barcelona. Tapi kali ini, bukan untuk urusan sepak bola. Sang pelatih datang dengan misi kemanusiaan yang jauh lebih personal.
Di kota yang pernah ia pimpin dengan gemilang, Guardiola muncul dalam sebuah konser amal bertajuk "Act x Palestine." Acara ini digelar untuk menggalang dukungan bagi warga sipil, terutama anak-anak, di Gaza yang terjebak dalam konflik berkepanjangan. Sebuah aksi nyata di luar lapangan hijau.
Yang menarik, penampilannya ini berlangsung sangat cepat setelah kiprahnya di Liga Champions. Baru sehari sebelumnya, ia membawa City menang 2-0 atas Galatasaray. Kamis malam (29/1) waktu setempat, ia sudah berdiri di arena Palau Sant Jordi, Barcelona, di hadapan ribuan pasang mata.
Penampilannya langsung menyita perhatian. Guardiola mengenakan syal keffiyeh khas Palestina, hitam-putih, yang melingkar di lehernya. Dengan itu, ia naik ke panggung.
Suasana berubah hening ketika ia mulai berbicara. Guardiola menyoroti penderitaan yang sering tak terlihat. Ia bercerita tentang sebuah video yang ia lihat di media sosial, gambaran yang sulit dilupakan: seorang anak kecil, berdiri di antara puing-puing, kebingungan total.
Artikel Terkait
Raymond/Joaquin Amankan Tiket Final, Gelar Ganda Putra Thailand Masters Pasti ke Indonesia
Anfield Bergemuruh, Liverpool dan Newcastle Berebut Tiket Liga Champions
Harapan Ana/Trias di Thailand Masters Pupus di Tangan Ganda China
Persebaya Siap Hantam Dewa United dengan Senjata Kolektif