Roy Keane Peringatkan MU: Jangan Terburu-buru Angkat Carrick

- Kamis, 29 Januari 2026 | 20:30 WIB
Roy Keane Peringatkan MU: Jangan Terburu-buru Angkat Carrick
Analisis Sepak Bola

Manchester Dua kemenangan. Itulah catatan awal Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United. Dan bukan lawan sembarangan, melainkan dua raksasa yang sedang berjibaku di puncak klasemen: Arsenal dan Manchester City.

Namun begitu, euforia itu langsung ditepis oleh Roy Keane. Sang legenda, mantan kapten yang terkenal blak-blakan itu, punya pandangan lain. Menurutnya, terlalu gegabah jika kemenangan itu langsung dijadikan alasan untuk mengangkat Carrick sebagai manajer tetap.

“Jadi manajer sementara itu beda, lho,” kata Keane dalam podcast The Overlap yang dikutip Independent.

“Berbeda dengan jadi manajer United yang harus mengejar gelar liga untuk dua, tiga, atau lima tahun ke depan.”

Ia melanjutkan, “Kita bicara soal apa yang dibutuhkan Arsenal untuk juara, soal pemain-pemain mereka, dan pengalaman baru yang mereka dapat. Lalu, Michael Carrick akan jadi manajer Manchester United? Pengalamannya belum cukup. Saya rasa pemahamannya tentang sepak bola juga belum sampai sana.”

Keane tak sepenuhnya menutup pintu. Mungkin saja Carrick bakal jadi pelatih top suatu hari nanti. Tapi untuk musim panas ini? Ia meragukannya.

“Saya tidak bilang Michael Carrick nggak bisa jadi manajer hebat. Cuma, apakah sekarang waktunya yang tepat buat dia memimpin United? Menurut saya tidak,” tegasnya.

“Kalau dia masuk dan bikin saya salah, lalu United benar-benar bersaing dan juara, ya saya akan bilang, ‘Nah, ini dia. Luar biasa.’”

Bagi Keane, standar United haruslah juara. Titik. Bukan sekadar masuk empat besar.

“Lupakan urusan finis keempat atau kelima dalam beberapa tahun ke depan. Saya bicara tentang juara. Di situlah seharusnya Manchester United berada,” ujarnya.

Memang, kemenangan spektakuler atas dua tim papan atas itu memicu spekulasi. Tapi Keane mengingatkan agar klub tidak terburu-buru. United kini ada di posisi keempat jelang laga kandang kontra Fulham, dan peluang ke Liga Champions terbuka.

“United seharusnya memang ada di posisi keempat atau kelima kecuali ada masalah besar. Jadi, cuma karena berhasil melakukan hal yang seharusnya, lantas pantas diangkat jadi manajer tetap?” tanyanya retoris.

“Coba tanya kami empat atau lima minggu lalu, siapa kandidat manajer United masa depan. Nama Carrick bahkan belum muncul.”

Pandangan Keane ini didukung rekan satu podcastnya, Gary Neville. Menurut Neville, United harus mendapatkan “yang terbaik” dalam proses rekrutmen ini. Bukan mustahil bagi Carrick untuk belajar dulu sebagai asisten di bawah seorang manajer berpengalaman.

“Kalau kamu mau menangani salah satu klub terbesar di dunia, dan tekanan yang menyertainya, kamu butuh pengalaman bertahun-tahun,” kata Neville.

Ia memberi contoh, “Lihat apa yang dilakukan Mikel Arteta di bawah Pep Guardiola di City. Misalnya nanti Luis Enrique, Thomas Tuchel, atau Carlo Ancelotti yang datang, dan Michael bisa belajar selama dua tiga tahun di samping mereka sebelum naik jabatan. Itu baru terasa tepat.”

Neville menutup dengan peringatan. “Jadi, jadi manajer United hanya dengan pengalaman empat bulan di sini plus beberapa tahun di Middlesbrough? Itu terlalu berisiko bagi Michael untuk gagal.”

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar